Universitas Tidar bekerjasama dengan RST dr. Soedjono Magelang menggelar vaksinasi massal kepada 1500 mahasiswa, Kamis (09/09). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Kuliah Umum dr. H. Suparsono, UNTIDAR dimulai pukul 07.00 – 16.00 Wib.

“Terima kasih kepada pihak RST dr. Soedjono serta BEM KM UNTIDAR yang telah membantu sehingga kegiatan vaksinasi massal bagi mahasiswa UNTIDAR dapat terleselenggara pada hari ini,” tutur Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Mukh Arifin, M.Sc.

Sesuai pengumumuman nomor: B/2297/UN57/PK.01.03/2021 perihal Himbauan Vaksinasi kepada Mahasiswa UNTIDAR dijelaskan bahwa rencana kegiatan perkuliahan dan praktikum mulai dilaksanakan offline/tatap pada Oktober 2021 atau setelah pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Gasal Tahun Akademik 2020/2021.

“Ada beberapa syarat yang harus kami penuhi untuk pelaksanaan kuliah tatap muka, salah satunya adalah mahasiswa sudah melakukan vaksin. Maka itu, kami himbau untuk seluruh mahasiswa UNTIDAR untuk proaktif mengikuti program vaksinasi di lingkungan masing-masing,” tambah Rektor UNTIDAR.

Ijin dari Satgas Covid Kota Magelang serta kelengkapan standar ruang kuliah dan perlengkapan pendukung lain dalam pelaksanaan kuliah tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 tengah dilakukan oleh pihak UNTIDAR.

“Kami mengapresiasi tingginya semangat untuk mengikuti vaksin dari mahasiswa UNTIDAR. BEM KM UNTIDAR juga sangat membantu, mulai dari koordinasi awal hingga pelaksanaan pada hari ini. Bahkan ini pertama kalinya, tenaga pendukung juga menggunakan APD Gow,” tutur Kolonel ckm dr. Dedy Firmansyah, Spot, Kepala RST dr. Soedjono, Magelang.

Pada pelaksanaan kegiatan vaksinasi masal ini, pihak RST mengerahkan 50 tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan ditugaskan untuk melakukan tensi, screening dan pemberian vaksin. Sedangkan untuk bagian pendaftaran dan pengaturan peserta vaksin dibantu oleh 65 tenaga pendukung/panitia dari BEM KM UNTIDAR.

Pengumuman pendaftaran vaksinasi mulai dipublikasikan mulai 6 September 2021 melalui media sosial resmi UNTIDAR maupun BEM KM UNTIDAR. Informasi juga disebar melalui WA Group masing-masing jurusan di lingkungan UNTIDAR.

“Informasi tersebar dengan cepat dan ternyata antusias mahasiswa UNTIDAR cukup tinggi untuk mengikuti kegiatan vaksin. Menurut data yang kami dapat, ada 1800 mahasiswa yang sudah ikut mendaftar namun hanya bisa 1500 mahasiswa yang mengikuti vaksin pada hari ini,” jelas Ketua BEM KM UNTIDAR, Ali Yasfi.

Ada 2 jenis vaksin yang digunakan pada hari ini yaitu yaitu 500 vaksin Sinovac dan 1000 vaksin AstraZeneca. Pada saat pendaftaran online, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memilih jenis vaksin yang mereka kehendaki.

Untuk mencegah kerumuman, Panitia Vaksinasi BEM KM UNTIDAR telah membagi peserta menjadi 7 kelompok dengan waktu vaksin yang berbeda.

“Untuk mahasiswa yang akan divaksin Sinovac kami bagi 2 kelompok yaitu kelompok 1 untuk pukul 07.00 – 08.00 Wib dan kelompok 2 untuk pukul 08.00 – 09.00 Wib. Masing-masing kelompok terdiri dari 250 peserta,” tambah Ali.

Pembagian selanjutnya dari pukul 09.00 – 16.00 dibagi menjadi 5 kelompok untuk AstraZeneca. Pembagian jumlah peserta, alur serta teknis pelaksanaan vaksinasi juga telah berkoordinasi dengan pihak RST Soedjono.

Pelaksanaan vaksin akan kembali dilasksanakan 28 hari kedepan untuk Sinovac dan 12 minggu untuk AstraZeneca. Pemberian vaksin lanjutan ini akan diinformasikan kepada peserta vaksinasi via grup telegram yang dikelola oleh BEM KM UNTIDAR.

Penulis : Kusumo Wardani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here