Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengapresisasi perkembangan UNTIDAR dalam kurun waktu 3 tahun terakhir pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-3 UNTIDAR, Sabtu (01/04). Masa transisi swasta ke negeri yang berpotensi memunculkan banyak masalah ternyata bisa diatasi UNTIDAR dengan baik.

“Dosen & tenaga kependidikan serta bangunan mangkrak merupakan masalah yang kerap dihadapi PTN baru. Solusinya, Rektor harus mampu membangun kedekatan yang harmonis baik kepada dosen maupun tendik,” ujar Menristekdikti.

Suasana Sidang Senat Terbuka, Dies Natalis ke-3 UNTIDAR, Sabtu (01/04).
Suasana Sidang Senat Terbuka, Dies Natalis ke-3 UNTIDAR, Sabtu (01/04).

Rektor UNTIDAR, Cahyo Yusuf turut menyampaikan peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana. Dalam kurun waktu singkat, 1 April 2014 – 1 April 2017, UNTIDAR telah berkembang pesat terutama pada bidang infrastruktur, media pembelajaran serta alat-alat laboratorium pendukung perkuliahan. Pembangunan infrastruktur di Kampus Tuguran untuk Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik terus dipercepat untuk menampung total ±5500 mahasiswa pada tahun akademik 2017/2018. Selain itu, UNTIDAR juga mempersiapkan kampus-kampus baru di beberapa tempat: (a) wilayah Kota Magelang : tanah Sidotopo untuk Fakultas Kedokteran dan tanah di Mertoyudan untuk Prodi Kedokteran Gigi; (b) wilayah Kabupaten Magelang : tanah di Grabag untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Tanah Bandongan untuk Fakultas Pertanian; (c) tanah Kledung Temanggung untuk Prodi Hukum, Prodi Teknik Informatika, Program Studi Akuakultur dan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, dan (d) tanah Selomerto Wonosobo untuk Program Studi Peternakan dan Program Studi Perkebunan.

“Tidak hanya peningkatan infastruktur, tahun akademik 2017/2018, UNTIDAR resmi membuka 5 program studi baru yaitu manajemen, hukum, ilmu komunikasi, pendidikan IPA dan peternakan,” ujar Rektor.

Senat UNTIDAR saat memasuki auditorium.
Senat UNTIDAR saat memasuki auditorium.

Perubahan status tak lantas membuatnya “berhenti” namun ini adalah permulaan untuk “berlari” menuju UNTIDAR berprestasi. “Inovatif, Produktif dan Akseleratif” merupakan tema Dies Natalis ke-3 sekaligus merupakan pembuktian, harapan dan janji UNTIDAR kepada seluruh sivitas akademika, masyarakat Kota Magelang khususnya serta seluruh rakyat Indonesia bahwa pendidikan akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik dan semuanya bisa dimulai dari kampus tercinta ini.

Selain memberikan orasi ilmiah, Menristekdikti juga berkesempatan menandatangani prasasti peresmian Gedung Fakultas Teknik sekaligus bernostalgia dengan UNTIDAR. “Tahun 1992 saya pernah mengajar disini dan saya mengapresiasi perkembangannya, dulu pendaftarnya sedikit berbeda dengan sekarnag,” pungkasnya.(DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here