Sivitas Akademika Universitas Tidar melaksanakan Upacara HUT ke-73 Republik Indonesia pada Jumat (17/08) dimana Plt. Rektor, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Phd. menjadi Pembina Upacara.

Plt. Rektor Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Phd menunjukkan berita acara serah terima PMB 2018. (Foto : Dok. Humas/Ficky Jihan Ababa)

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima mahasiswa baru UNTIDAR Tahun Akademik 2018/2019. Acara ini dibuka oleh laporan kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNTIDAR oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd.

“Jumlah total peminat yang mendaftar ke UNTIDAR pada tahun 2018 ini mencapai 19.112 peminat. Setelah menjalani proses seleksi, hanya 2.270 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi atau sekitar 12% nya saja dari total keseluruhan peminat,” jelasnya.

UNTIDAR membuka 4 jalur PMB yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) khusus Diploma dan Seleksi Mandiri Masuk Universitas Tidar (SMM UNTIDAR).

Sebanyak 1830 mahasiswa baru mengikuti Upacara HUT ke-73 Kemerdekaan RI di kampus UNTIDAR. (Foto : Dok. Humas/Ficky Jihan Ababa)

“Dari 2770 calon mahasiswa yang lolos tersebut hanya 1830 calon mahasiswa yang akan diresmikan menjadi mahasiswa baru UNTIDAR Tahun Akademik 2018/2019,” tambahnya.

Sebanyak 940 calon mahasiswa dinyatakan menundurkan diri karena tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan pada saat registrasi atau mengajukan surat pengunduran diri secara langsung ke pihak kampus.

Plt. Rektor, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Phd.di dampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menyematkan jas almamater dan topi UNTIDAR kepada Rizky dan Alya, perwakilan mahasiswa baru Universitas Tidar.

“Peminat yang terus meningkat tak hanya dari pulau Jawa, namun kini UNTIDAR sudah mulai ‘dilirik’ mahasiswa dar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan pulau-pulau lain di Indonesia,” tambahnya.

Pimpinan UNTIDAR berfoto bersama dengan Alya dan Rizky. (Foto : Dok. Humas/Ficky Jihan Ababa)

Rizky Ardiansyah Rambe adalah mahasiswa Prodi S1 Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) asal Kampung Nelayan, Negeri Lama, Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Sedangkan Alya Kamila adalah mahasiswi Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) asal Wosu, Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

“Saya merasa bersyukur dapat melanjutkan studi di UNTIDAR. Hampir gagal untuk sampai ke Magelang karena kendala biaya namun dengan bantuan dari guru-guru dan para kerabat di kampung halaman, saya membulatkan tekad untuk melanjutkan studi disini,” ujar Rizky.

Pada pelaksanaan Upacara HUT ke-73 Republik Indonesia kali ini para dosen dan tenaga kependidikan UNTIDAR dihimbau untuk memakai pakaian adat. Tradisi yang masih tergolong baru ini menjadi pemandangan berbeda dalam menyemarakkan HUT RI.

Pengibaran bendera raksasa berukuran 9×12 meter oleh Mapala Sulfur UNTIDAR menyambut para mahasiswa baru. (Foto : Dok. Humas/Ficky Jihan Ababa)

Ikut menyemarakkan perayaan HUT RI dan rah terima mahasiswa baru, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sulfur UNTIDAR pada penghujung acara mengibarkan bendera merah putih raksasa dengan panjang 12 meter dan lebar 9 meter di Gedung Teknik UNTIDAR. (DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here