Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. dan Direktur Utama Gambaran Brand, Arto Biantoro sepakat jalin kerjasama dalam mengembangkan Dusun Butuh, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang atau dikenal dengan “Nepal Van Java” menjadi objek wisata berbasis smart tourism.
“Mari kita manfaatkan kerjasama ini dengan membangun Dusun Butuh dengan cara berbeda. Situasi masyarakat saat ini sudah berbeda, misal dengan smart tourism,” kata Rektor, pada acara pendandatanganan Nota Kesepahaman/MoU antara Gambaran Brand dan UNTIDAR, Rabu (10/11).


Smart tourism salah satunya dapat diwujudkan dengan aplikasi yang mudah diakses para wisatawan. Aplikasi yang memberikan informasi lengkap tentang apa saja yang ada di ‘Nepal Van Java’.
“Dimana saja kamar kecil yang disediakan, tempat makan, tempat membeli oleh-oleh dan sebagainya. Ditambah pelayanan pembayaran digital yang sekarang sudah digunakan masyarakat, pastinya fasilitas ini bisa tambah menarik banyak wisatawan,” tambahnya.
Mempunyai nama asli FX Ceasefiarto, Arto Biantoro yang juga merupakan putra mendiang Kris Biantoro ini sesungguhnya bersemangat dalam menjalankan proyek kesekian kalinya dalam membantu pengembangan desa wisata dan akhirnya tiba di Dusun Butuh, Kabupaten Magelang.
Ayahnya lahir di Grabag dan besar di Magelang. Jadi secara tidak langsung sebenarnya Arto juga orang Magelang yang ingin membantu mengembangkan Dusun Butuh di wilayah Kabupaten Magelang.


“Rencana pengembangan ini digarap dalam 2 tahun, dimulai dengan penelitian untuk mengetahui permasalahan, potensi dan dan beberapa hal penting lain,” jelasnya.
Perguruan tinggi menjadi hal penting dalam rencana pengembangan ini dalam membantu menghimpun data-data awal yang dipergunakan untuk menentukan rencana strategi apa yang akan diterapkan dalam pengembangan Dusun Butuh ini.
Selain penandatangan MoU, Gambarand Brand juga menandatangani Perjanjian Kerjasama/MoA dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UNTIDAR. Dimana tim dari Fisipol nantinya yang akan membantu dalam bidang penelitian. Penelitian akan dilaksanakan dalam kurun waktu 3 minggu.


“Gambaran Brand merupakan sebuah perusahaan yang fokus pada pengembangan local brand. Bagaimana kami bisa membangun wirausaha dengan meningkatkan merk atau brand. Saat ini fokus kami sedikit meluas, bukan hanya pada brand perorangan namun juga ke Desa Wisata,” tambahnya.
Program pengembangan ‘Nepal Van Java’ ini juga didukung Bank Rakyat Indonesia.
“Saat ini sudah mulai diterapkan pembayaran digital di wilayah ‘Nepal Van Java’ sehingga memudahkan transaksi para wisatawan,” ungkap Gunariyadi, Kepala Cabang Bank BRI Cabang Magelang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here