Pimpinan perguruan tinggi wilayah Magelang bertemu dalam acara Diskusi Pendidikan Tinggi dan Penandatangan Nota Kesepahaman antar Pimpinan Perguruan Tinggi di Wilayah Magelang di Ruang Multimedia, Universitas Tidar, Kamis, (15/10).

Pimpinan PT yang hadir adalah Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Mukh Arifin, M.Si selaku tuan rumah; Gubernur Akademi Militer, Mayor Jenderal TNI Totok Imam Santoso, S.I.P., S.Sos., M.Tr. (Han).; Direktur Akademi Teknik Tirta Wiyata, Suparto Edi Sucahyo, S.E., S.T., M.T.; Ketua STIMIK Bina Patria, Dr. Sukris Sutiyatno, M.M., M.Hum.; Wakil Direktur II Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang, drh. Yudiani Rina Kusuma, M.P.; Rektor Universitas Muhammadiyah Magelang, Dr. Suliswiyadi, M.Ag. dan Ketua Perwakilan Jurusan Kebidanan Magelang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Sri Widatiningsih, M.Mid.

“Acara ini merupakan kesempatan pertama bagi para pimpinan perguruan tinggi di wilayah Magelang dapat bertemu, bersilaturahmi dan menjalin kerjasama dalam melaksanakan Tri Dharma Pendidikan,” ujar Rektor UNTIDAR.

Pada kesempatan ini, masing-masing pimpinan saling memperkenalkan diri dan memaparkan sekilas mengenai kegiatan di PT masing-masing.

“Dari pertemuan ini yang paling urgensi dari AKMIL adalah mengajak kerjasama Dosen untuk mengajar. Selain itu kami juga akan segera mempersiapkan program kerjasama lainnya seperti pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat,” tutur Gubernur AKMIL.

Dalam diskusi singkat para pimpinan PT menemukan gagasan untuk membuat sebuah program eduwisata di wilayah Magelang.

“Beberapa tahun terkahir, banyak siswa SMA yang mengadakan kunjungan di UNTIDAR. Apakah bisa suatu hari nanti jika ada kunjungan tidak hanya di 1 kampus tapi melibatkan kampus lain, misal selain kunjungan di UNTIDAR peserta bisa mengunjungi museum dan perpustakaan di AKMIL lalu mengenal mengenai dunia pertanian dan peternakan di Polbangtan,” tambah Rektor.

Masing-masing PT menawarkan potensi masing-masing. Lalu dibuatkan sebuah paket atau program kunjungan edukasi. Selain kunjungan ke PT bisa juga mengunjungi potensi-potensi wisata di sekitar Magelang.

“Pasar Rejowinangun misalnya, bisa kita jadikan sebuah obyek wisata. Masing-masing PT bisa menyumbangkan saran dalam pengembangannya,” pungkasnya.

Pimpinan PT lain pun setuju dengan usulan ini dan akan membahas program ini lebih lanjut pada pertemuan forum berikutnya dimana UNIMMA menjadi tuan rumahnya.

Pada acara ini juga berlangsung penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UNTIDAR dengan AKMIL, AKA TIRTA, STIMIK BINA PATRIA, dan Politeknik Kesehatan, Kemenkes, Semarang. MoU dengan UNIMMA dan POLBANGTAN telah terselenggara sebelumnya dan kerjasama tersebut sampai saat ini masih berlaku.

MoU ini merupakan berisi kesepakatan untuk melakukan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain yang disepakati kedua belah sesuai dengan fungsi dan wewenang masing-masing pihak.

MoU ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang atau diakhiri dengan persetujuan kedua belah pihak.

Humas UNTIDAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here