Kapal Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin resmi berlayar dari Dermaga Ujung, Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya menuju Komando Utama Pembinaan dan Operasional (Kolinlamil) Kawasan Barat DKI Jakarta dalam rangka Pelayaran Kebangsaan Bela Negara Mahasiswa Indonesia (PKBNMI) 2017.

Pelayaran ini melibatkan 732 peserta dari 24 perguruan tinggi di Indonesia yang terdiri dari 627 mahasiswa dan 105 pendamping. Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.; Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. bersama 4 pendamping lainnya turut serta dalam pelayaran yang dilaksanakan pada Rabu-Sabtu (20-23/12).

“UNTIDAR mengirimkan 27 mahasiswa yang telah diseleksi dan diberi pembekalan sehingga benar-benar siap mengikuti program pelayaran kebangsaan ini. Harapannya mahasiswa dan mahasiswi UNTIDAR ini dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mampu menjadi pribadi dengan karakter yang lebih baik,” kata Rektor usai upacara pembukaan PKBNMI di Dermaga Ujung Koarmatim, Rabu (20/12).

Kegiatan PKBNMI 2017 ini merupakan tindak lanjut dari Deklarasi 36 Pimpinan Perguruan Tinggi Baru (PTNB) sebagai kampus bela negara pada tanggal 20 Oktober 2016 di kampus Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Surabaya. “Maka itu panitia inti acara ini melibatkan pimpinan-pimpinan PTNB. Tujuannya jelas, membangun karakter bela negara pada mahasiswa-mahasiswi di Indonesia,” tambahnya.

 

Sependapat dengan Rektor, Letkol (Pur) Yasnanto, S.I.P., M.Pd., dosen mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan UNTIDAR yang juga menjadi pendamping menyatakan bahwa PKBNMI merupakan wujud kerjasama perguruan tinggi dan lintas kementrian untuk tujuan bersama meningkatkan kesadaran bela negara bagi kalangan mahasiswa. “Selain fokus pada bela negara kegiatan ini juga membentuk karakter cinta maritime, membangun persatuan dan kesatuan mahasiswa secara professional dan meningkatkan wawasan global kemaritiman,” tuturnya.

Menurut Pembida UKM Resimen Mahasiswa (Menwa) peserta PKBNMI dari UNTIDAR telah menjalani pembekalan lebih kurang 2 minggu. “Setiap sore sampai malam kami memberikan pembekalan latihan baris berbaris (PBB), upacara, parktik memakai Kaporlap (Perlengkapan Perorangan Lapangan) serta pengorganisasian satuan setingkat peleton dan regu,” jelasnya.

Selama berlayar peserta PKBNMI akan menerima materi seperti wawasan kebangsaan, tataran dasar bela negara, Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD), Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta), etiket, sopan santun dan jiwa korsa dan lain-lain. (DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here