FISIP adakan kuliah umum dengan tema Membangun, Melayani dan Menjaga Kerukunan Masyarakat Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (13/09) di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Untidar.

Mengundang Bupati Tabanan dari Bali Ni Putu Eka Wiryastuti, menjelaskan rukunnya masyarakat Kabupaten Tabanan sesuai dengan ajaran Bung Karno yaitu untuk dapat maju kuncinya adalah pancasila yaitu persatuan.

Untuk bisa mencapai kerukunan antar sesama dapat dimulai dari diri kita sendiri dahulu. “Menjalankan hidup dengan benar, taat akan hukum maupun administrasi maka pasti hasilnya baik dan menghasilkan langgeng”, jelasnya.

Ia juga menambahkan dalam menjalankan sesuatu yang benar jangan sampai kita acuh dengan apa yang sudah ada saat ini termasuk aturan karena dengan membenarkan posisi dan kebijakan kita barulah dapat mengambil keputusan. “Jangan tutup mata akan aturan yang sudah ada, perlu dilakukan secara terus menerus maka akan langgeng dan tidak akan ada yang menyalahkan”,tambahnya.

Terinspirasi dengan pernyataan bung karno bawa melawan bangsa sendiri itu sulit. Dalam hubungannya dengan kuliah umum tersebut beliau menyampaikan bahwasanya semua agama itu tidak ada yang salah, berjalan dengan caranya sendiri-sendiri karena menurutnya perbedaan itu indah. “Perbedaan itu indah dan hendaknya perlu kita syukuri”, katanya.

Bupati dengan 17 rekor muri itu banyak memberikan motivasi bagi mahasiswa dan dosen yang hadir dalam kuliah umum yang bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Potilik lalu. Banyak cerita dalam berbagai program yang telah beliau lakukan untuk membantu masyarakat Kabupaten Tabanan diantaranya diadakan sunatan massal, adanya panti sosial Werdha Shanti bagi para veteran yang sudah renta dan tidak memiliki keluarga lagi, juga adanya mobil sehat yang memberikan pelayanan pemeriksaan IVA dan kanker serviks bagi kaum perempuan masyarakat tabanan serta masih banyak program lainnya. (HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here