Tanaman herbal seperti jahe, serai, jeruk, kemangi banyak dibudidayakan di Dusun Prangkoan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Potensi tanaman herbal yang melimpah ini sehari-harinya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur masyarakat sekitar.

“Tanaman herbal sebenarnya bisa diolah menjadi lilin beraroma herbal, sebuah produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mempunyai manfaat bagi kesehatan,” tutur Damayanti.

Damayanti (ketua) dan 3 rekannya; Hernanda Rifqi Alfanisa, Tri Wahyuni, dan Retno Asih yang tergabung dalam tim Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKMM) Membangun Entrepreneur Muda Dusun Prangkoan, Kabupaten Magelang Melalui Pembuatan Lilin Beraroma Herbal.

“Banyak kaum muda yang masih menganggur. Maka itu, kami ingin menumbuhkan jiwa wirausaha mereka dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki dusunnya sendiri dengan membuat lilin aroma herbal ini,” tambahnya.

Awalnya Pemuda di Dusun Prangkoan kurang tertarik mengolah tanaman herbal sehingga banyak kebun tanaman herbal yang terbengkalai. Kini setelah menemukan cara mengolah tanaman herbal mereka mulai merawat tanaman dan mengolahnya dengan serius.

Adi Kuswanto, Ketua Karang Taruna Dusun Prangkoan menuturkan program pelatihan wirausaha ini mampu menambah pengetahuan dan pengalaman para pemuda di wilayahnya. “Program ini mendapat respon postif bagi para pemuda disini, menambah pengetahuan dan pengalaman. Program ini juga bisa dijadikan kegiatan tetap karang taruna khususnya untuk pengembangan kewirausahaan,” jelasnya.

Pelatihan wirausaha berlangsung selama 4 bulan mulai dari April-Juli 2019 meliputi perijinan, sosialisasi, pengumpulan bahan herbal, pembuatan lilin hingga pemasaran. Peserta pelatihan merupakan 10 orang anggota Karang Taruna Dusun Prankoan.

“Seketika mulai dinyalakan dengan api, lilin mengeluarkan aroma herbal berfungsi sebagai aromaterapi. Aromaterapi mengatasi berbagai masalah kesehatan tanpa obat serta mempengaruhi suasana hati bagi yang menghirup aromanya,” jelas Damayanti.

Aroma herbal membantu meringankan stress, antidepresan, insomnia, sakit kepala, dll. “Harga terjangkau hanya Rp 3000 – Rp 5000. Pemasaran produk menggunakan media sosial Instagram @lilinherbal dan WhatsApp. Lilin aroma herbal banyak manfaat dengan harga terjangkau,” pungkas Damayanti. (Tim PKMM Lilin Herbal/DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here