Bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang, Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Tidar (LPPM-PMP UNTIDAR) laksanakan serangkaian kegiatan Seleksi Calon Tenaga Pendamping Program Pemberdayaan Masyarakat Maju Sehat Bahagia (RODANYA MAS BAGYO) Kota Magelang Tahun 2021. Latar belakang pendidikan yang disyaratkan bagi pelamar minimal DIII semua jurusan, namun diutamakan teknik, ekonomi, kesehatan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, kesejahteraan sosial, sosiologi, administrasi publik, pemerintahan dan informatika. Selain itu pelamar harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam mengoperasikan komputer minimal Microsoft Office (word, excel, power point) dan internet. Usia pelamar minimal 22 tahun, dan maksimal 58 tahun. Calon Tenaga Pendamping RODANYA MAS BAGYO harus merupakan warga Kota Magelang yang dibuktikan dengan surat keterangan domisili dari kelurahan dan dibuktikan dengan KTP Kota Magelang, minimal 1 tahun berdomisili di Magelang.

RODANYA MAS BAGYO adalah pengalokasian APBD untuk Anggaran Dana RT (ADRT) sebesar Rp 30 juta per RT per tahun, yang merupakan salah satu program unggulan di era kepemimpinan Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz dan Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur. Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang memberikan fasilitas pengusulan masyarakat tingkat Rukun Tetangga (RT), melalui wadah Rencana Kerja Musyawarah (RKM) untuk merealisasikan program Rp 30 juta per RT per tahun. Tiap RT diminta mengirimkan RKM kepada kelurahan untuk kemudian diverifikasi. Skema RKM menjadi acuan penyusunan penganggaran dana Rp 30 juta per tahun per RT di Kota Magelang pada tahun 2022. Realisasi program tersebut menggunakan sistem swakelola tipe IV. Berdasarkan Perpres 16/2018, swakelola tipe IV berarti sifat dari pengerjaan program itu memerlukan partisipasi, untuk kepentingan, dan melibatkan masyarakat.

Untuk mendukung pelaksanaan RODANYA MAS BAGYO, (DPMP4KB) memberikan kesempatan kepada warga Kota Magelang yang lolos seleksi untuk menjadi pendamping kegiatan ini. Sebanyak 208 pelamar harus mengikuti serangkaian seleksi mulai dari Pendaftaran Online, Seleksi Administrasi, uji Kompetensi, Seleksi Wawancara, dan Tes Psikologi. Adapun proses seleksi dari awal sampai akhir dilaksanakan oleh Tim LPPM-PMP UNTIDAR. Dari 208 orang pelamar akan dipilih sebanyak 70 orang yang nantinya akan ditetapkan menjadi Tenaga Pendamping RODANYA MAS BAGYO. Program pemberdayaan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia, serta penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka di Kota Magelang.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here