Melihat peluang banyaknya mahasiswa yang membutuhkan meja dan rak buku untuk furniture kos, sementara barang-barang tersebut di Kota Magelang masih sulit dicari dan harganya relatif mahal. Mudhofar Zudi Tobiin, mahasiswa S1 Hukum UNTIDAR bersama dengan Muhammad Yazid Fathoni (S1 Manajemen), Hanafi Mazi Syaputra (S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), dan Tri Hendri Saputra (S1 Hukum) berinisiatif untuk membuka usaha Asesoris Kos: Furniture Kamar.

“Kami hadir untuk menawarkan produk penunjang bagi mahasiswa ataupun pelajar agar mendapatkan kenyamanan dalam belajar, sehingga hasil studi yang didapatkan lebih maksimal,” jelas Mudhofar.

“Berkat usaha tim, proposal usaha kami ini lolos program KBMI (Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia) Tahun 2021 sehingga kami mendapatkan dana stimulus dari Kemendikbudristek yang bisa digunakan untuk memajukan usaha ini,” tambah Mudhofar.

Mudhofar menjelaskan perdagangan eceran furniture berbahan dasar kayu dipilih setelah sebelumnya menyebarkan kuesioner kepada 100 orang calon pelanggan. Hasil kuesioner menunjukkan responden yang memilih perlengkapan kamar/kos yang berbahan dasar kayu sebanyak 65 %, 30% responden menyukai yang berbahan plastik, dan 5% responden menginginkan berbahan besi.

Dalam menjalankan bisnis kami bermitra dengan beberapa pihak, yaitu mitra pengrajin kayu, mitra pengrajin cermin, dan organisasi perkumpulan mahasiswa serta komunitas kampus yang membantu promosi produk.

“Keunggulan produk kami dibandingkan kompetitor diantaranya harga yang jauh lebih murah, barang dapat diantar sampai lokasi konsumen, produk ringan dan mudah dipindah, bentuknya sederhana dan tahan lama setidaknya hingga 5 tahun. 6, serta ramah lingkungan karena terbuat dari kayu sehingga mudah terurai. Adapun produk yang kami jual yaitu meja besar untuk belajar, meja kecil untuk belajar, rak besar untuk menyimpan buku, meja besar 1 meter, rak kecil untuk menyimpan buku, meja saku kecil dengan alas dibawah, meja saku besar dengan alas dibawah, rak susun serbaguna, rak hexagonal kecil, rak hexagonal besar, stand cermin kecil,  stand cermin besar, cermin tembok kecil, dan cermin tembok besar”, urai Mudhofar.

Asesoris Kos: Furniture Kamar adalah satu dari 5 proposal mahasiswa Untidar yang lolos program Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam rangka mendorong munculnya wirausahawan muda di perguruan tinggi.

Program KBMI diharapkan mampu mendukung visi-misi pemerintah yang tertuang dalam Renstra Kemendikbudristek dalam mewujudkan kemandirian bangsa melalui pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Program KBMI diharapkan juga dapat menghasilkan karya kreatif dan inovatif dalam membuka peluang usaha yang berguna bagi mahasiswa setelah menyelesaikan studi.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here