Visi Universitas Tidar adalah Menjadi Universitas Unggul Dalam Bidang Kewirausahaan Berbasis Sumberdaya dan Kearifan Lokal. Untuk itu UNTIDAR senantiasa mendorong mahasiswanya agar mau berwirausaha sejak dini, agar dapat memperkaya pengalaman dan pengetahuan untuk menemukan jalan keberhasilan. Berbagai program dan stimulus diberikan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengembangkan keterampilan berwirausaha. Selain itu UNTIDAR juga selalu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi hibah/pendanaan pengembangan bisnis yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Tahun 2021 ini, 5 kelompok mahasiswa UNTIDAR berhasil lolos program Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI). Salah satu proposal KBMI yang lolos adalah AA Adventure: Jasa Penyewaan dan Trip Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lereng Gunung, yang digagas oleh Ariawan (S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik) dan 4 orang anggota tim yaitu Feri Irawan (S1 Teknik Mesin), Fina Al Fatikhiah (S1 Pendidikan IPA), Danar Putri Miranda (S1 Akuntansi), dan Muhammad Avan Subhkan (S1 Ekonomi Pembangunan). Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) adalah program Kemendikbudristek yang diperuntukkan untuk mahasiswa yang memerlukan stimulasi dana pengembangan bisnis.  Pendampingan Melekat disiapkan sebagai upaya perbaikan secara berkala dan sistematis kepada mahasiswa peserta program KBMI agar kegiatan yang dijalankan dapat lebih terarah dan optimal. Tujuan program kegiatan wirausaha bagi mahasiswa antara lain memberikan bantuan kepada mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha untuk mengembangkan usahanya lebih dini dan terbimbing. Selain itu juga bertujuan menangani permasalahan pengangguran yang menghasilkan pengangguran intelektual dari kalangan sarjana.

Berawal dari keprihatinan karena masih seringnya terjadi kecelakaan selama pendakian gunung di sekitaran Kabupaten Magelang dikarenakan minimnya peralatan, Ariawan dan tim berinisiatif untuk memberikan kemudahan, keamanan, dan keselamatan kepada para pecinta alam melalui penyewaan perlengkapan yang standar guna meminimalisir angka kecelakaan. Selain itu Ariawan juga memiliki keinginan untuk turut andil mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat lereng gunung sebagai guide trip dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru guna mengurangi jumlah pengangguran untuk mendukung tercapainya Sustainable Development Goals. Timbullah inisiatif untuk mendirikan AA Adventure.

“Jenis usaha tim kami adalah jasa penyewaan peralatan traveling dan trip. Kami menyewakan peralatan pendakian yang memenuhi standar keamanan dalam melakukan traveling di alam. Hal itu, dapat meminimalisir angkat kecelakaan yang disebabkan peralatan yang kurang memadai dan tidak memenuhi standar. Selain itu, kami memberdayakan masyarakat lereng gunung sebagai guide trip guna mengurangi tingkat pengangguran di lereng gunung serta memberikan keamanan kepada pelanggan trip karena guide menguasai medan geografis”, jelas Ariawan. “Posisi tempat usaha kami sangat strategis, dimana Magelang merupakan wilayah yang dikelilingi gunung-gunung (gunung Andong, Sindoro, Sumbing, Slamet, Prau, Merbabu, Merapi, Telomoyo, Ungaran). Selain itu banyaknya kampus yang berada di daerah Karesidenan Kedu dan DIY dapat menjadi peluang untuk terus berkembangnya usaha kami. Pelanggan yang menjadi target sasaran adalah mahasiswa di Jawa Tengah dan DIY yang mencapai 1.072.524 jiwa dan siswa menengah atas yang mencapai 546.857 jiwa. Alasan kami menarget mahasiswa dan pelajar sebagai pelanggan karena di usia tersebut keinginan untuk menjelajahi alam sangat tinggi, namun mereka kurang memperhatikan keamanan dan keselamatan dalam melakukan aktivitas”, tambahnya.

Ariawan menjelaskan yang menjadi kelebihan AA Adventure adalah mempunyai guide yang menguasai kondisi geografis medan, melayani sistem COD, dilengkapi dengan jasa trip, peralatan dijamin bersih dan wangi, serta kualitas perlengkapan sesuai dengan standar safety.“ Kami juga memiliki kelebihan karena mempunyai mitra organisasi pecinta alam seperti sispala dan mapala, mempunyai guide yang menguasai kondisi geografis gunung dan berpengalaman, dan pemasaran menggunakan offline dan online seperti Instagram ads, facebook ads, google SEO. Yang kami kerjakan mungkin bukan ide yang luar biasa. Paling tidak ada tujuan mulia yang kami wujudkan dengan pengembangan usaha AA Adventure ini” ungkap Ariawan.

Penulis : Tri Endah Retno Kusumaningrum (Humas UNTIDAR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here