Tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dilaksanakan secara nasional oleh Kemenristekdikti dengan salah satu tempat pelaksanaannya di Universitas Tidar pada Rabu-Kamis, 15-16/11.

Untidar akan menerima CPNS untuk formasi dosen sebanyak 7 orang diantaranya, 1 orang dengan kualifikasi pendidikan ekonomi pembangunan, 2 orang dengan dosen kualifikasi pendidikan Ilmu manajemen/Manajemen/Manajemen keuangan/Manajemen SDM, 1 orang dengan kualifikasi pendidikan Teknik mesin, 1 orang dengan kualifikasi pendidikan Bioteknologi/Biologi Tumbuhan dan 2 orang dengan kualifikasi pendidikan Ilmu hukum/Hukum.

Dalam pelaksanaanya terdapat beberapa tahapan untuk dapat lolos tes CPNS diantaranya seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Penyelenggaraan SKD diselenggarakan oleh Badan Kementrian Nasional (BKN) Semarang dengan menggunakan CAT (Computer Akses Tes). Dari 120 pendaftar CPNS, yang lolos seleksi administrasi sebanyak 93 orang. “Ada 93 peserta yang lolos administrasi kebanyakan mengikuti tes di BKN Semarang untuk yang berdomisili di Jawa Tengah”, kata Among Wiwoho S.E., M.M selaku panitia tes CPNS Untidar.

Penyelengraan SKB yang bertempat di Untidar diikuti oleh 16 peserta bertempat di gedung fakultas Teknik Mesin Untidar selama dua hari pada 15 – 16 November. SKB sendiri terdapat tiga macam tes, yaitu potensi akademik, wawancara, micro teaching (praktik mengajar).

Dimulai dengan tes potensi akademik dan dilanjutkan dengan tes wawancara. Dalam tes wawancara terdiri dua pewawancara diantaranya dari Untidar dan mendatangkan psikolog dari luar salah satunya dari Unnes (Universiats Negeri Semarang). Tes SKB pada praktik mengajar dilaksanakan hari berikutnya. Seluruh hasil dari SKB langsung dikirim ke Kementrian yang nantinya akan terpilih tujuh orang menjadi PNS di Untidar.

Kepanitiaan tes CPNS mulai dari panitia inti, SKD dan SKB, terdiri dari gabungan dosen, struktural biro serta tenaga kependidikan. “Kepanitiaan dibentuk seusai perintah yag diberikan kementrian mulai dari koordinasi dengan kementrian, pelaksanaannya, dan petunjuk teknisnya, sehingga pelaksanaan tes CPNS berjalan lancar”, tambahnya. (Agustin Kurniawati-mg/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here