Filsafat Ash Shauffi, Khairunnisa Aisya, dan Ridha Atikah A.P. berkesempatan mengikuti Final Duta Bahasa Jawa Tengah 2018 yang diselenggarakan di Hotel Grand Quality Wahid Salatiga pada Selasa-Rabu (17-18/07).

Dari 17 mahasiswa Universitas Tidar yang mengikuti seleksi administrasu dan wawancara, hanya tiga saja yang akhirnya bisa lolos ke tahap final dan mengikuti pra-karantina di Balai Bahasa Jawa Tengah selama 2 hari pada Jumat-Sabtu, 6-7 Juli 2018.

Selama pra-karantina, mereka mendapatkan pembekalan mengenai pembuatan proposal yang disesuaikan dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Tak hanya materi, para peserta final Duta Bahasa Jateng juga diajak bermain games yang bertujuan mendekatkan peserta satu dan lainnya.

“Setelah masa pra-karantina selanjutnya dalah tahap grand final. Dimana seluruh peserta harus mempresentasikan proposal yang telah dibuatnya dan melewati sesi tanya jawab dengan 3 bahasa yaitu Bahasa Indonesia, bahasa Jawa dan Bahasa Inggris,” jelas Filsafat, mahasiswa program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Pada karantina grand final di Hotel Grand Wahid, para peserta Duta Bahasa Jateng mendapatkan materi mengenai kepribadian dan public speaking oleh  Bonita D. Sampurno serta materi kebahasaan oleh Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah, Dr. Tirto Suwondo, M.Hum.

Sayangnya perjalanan wakil UNTIDAR harus terhenti di 7 besar saja yaitu Filsafat dan Aisya. Namun, walaupun belum berkesempatan menjadi juara pengalaman selama masa seleksi hingga final merupakan pengalaman yang luar biasa dan penuh dengan materi-materi yang bermanfaat bagi mereka.

“Perasaannya luar biasa, bisa sampai tahap 7 besar. Bersyukur bisa bertemu banya teman dari berbagai Kota/Kabupaten di Jawa Tengah serta ikut memperkenalkan UNTIDAR di tingkat Jawa Tengah,” tambah Filsafat. (Nuriyanto-mg/DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here