Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd bersama mahasiswa mengadakan kegiatan penanaman pohon dan kemah bersama di Desa Gunungsari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung pada Sabtu-Minggu (09-10/12). Pada hari kedua, Rektor mengajak gowes mahasiswa dan staf dari Kledung ke Magelang.

Kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi dengan warga sekitar, mengenalkan lokasi kampus Temanggung kepada mahasiswa serta menjaga kelestarian alam sekitarnya. Total pohon yang ditanam sebanyak 1000 pohon terdiri dari Jati, Mahoni dan Trembesi.

“Keenam kalinya, kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan. Sebelumnya dilaksanakan di lahan UNTIDAR yaitu Wonosobo, Grabag, Bandongan, Tempuran dan Sidotopo. Tujuannya selain untuk pelestarian alam juga bersilaturahmi dengan warga sekitar,” kata Rektor.

Rombongan UNTIDAR juga menyelenggarakan sarasehan di rumah Nuryanto Ketua RT 03, RW 03, Desa Gunungsari, Kecamatan Kledung, Temanggung. Dalam kegiatan ini, Rektor menyampaikan rencana kedepan UNTIDAR yang akan membangun lahan seluas 39,632 M² ini untuk Fakultas Perikanan dan Fakultas Hukum.

Warga menyambut rencana ini dengan antusias. “Kami menyambut baik rencana pembangunan kampus UNTIDAR di wilayah ini. Harapannya perekonomian warga sekitar juga bisa meningkat nantinya. Kami juga berharap warga sekitar masih bisa memanfaatkan sumber mata air serta perbaikan akses jalan ke wilayah ini,” tuturnya.

Rektor bersama puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sulfur, Pramuka dan Resimen Mahasiswa (Menwa) juga menghabiskan 1 malam berkemah di lahan kampus Kledung ini. “Acara ini bermanfaat sekali untuk mengakrabkan dosen, karyawan serta mahasiswa serta kita bersama menjaga lingkungan. Lokasi penanaman sudah ideal karena tidak banyak pohon besar yang tumbuh di lokasi tersebut,” ujar Pertiwi Juli Astuti anggota UKM Mapala Sulfur.

Menurutnya, acara penanaman pohon dan kemah bersama ini tidak monoton karena diisi dengan sharing maupun hiburan dari peserta maupun panitia. Harapannya besok jika ada kegiatan sejenis ini tentunya peserta UKM yang dilibatkan lebih banyak lagi. “Setelah penanaman ini hendaknya pihak kampus juga melakukan peninjauan secara berkala karena penting untuk mengetahui tumbuh atau tidaknya bibit yang sudah ditanam dan kebermanfaatannya bagi warga sekitar,” tambah Tiwi.

Pada hari kedua, Rektor beserta beberapa mahasiswa dan staf UNTIDAR gowes atau bersepeda pulang ke kampus UNTIDAR di Magelang. Perjalanan gowes menempuh jarak 42,5 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam dengan 2 kali istirahat. “Kontur jalanan menurun tapi tetap perlu stamina prima untuk dapat menyelesaikan rute sampai final yaitu di kampus Tuguran. Kami salut dengan Pak Rektor yang tetap semangat sampai tujuan akhir padahal ada peserta gowes yang akhirnya menyerah di tengah jalan,” jelas Yogi Prayogo, staf yang juga anggota UNTIDAR Gowes Division (UGD) komunitas gowes di kampus UNTIDAR. (DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here