Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, Dosen dan Tenaga Kependidikan (tendik) Universitas Tidar mengenakan pakaian adat nusantara, Senin (17/08). Ketentuan berpakaian ini baru pertama kali diterapkan di UNTIDAR dan mendapat respon positif.

Plt. Rektor, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Ph.D. mengenakan pakaian adat Beskap Jawa Tengah, Beliau menuturkan baru pertama kali memakai baju adat Jawa Tengah.

“Saya baru pertama kali dan pengalaman menggunakan pakaian adat Jawa Tengah, beskap, sangat menarik karena saya berasal dari lampung, Sumatera,” tuturnya.

Tidak hanya baju adat dari Jawa Tengah dan sekitarnya namun beberapa dosen dan karyawan mengenakan baju dari Papua, Palembang bahkan Minangkabau.

“Suasana upacara bendera menjadi sedikit berbeda dan tentunya sangat senang. Teman-teman dosen karyawan mengapresiasi budaya Indonesia. Khusus untuk mengenakan baju adat Palembang yang saya perlu persiapan kurang lebih 5 jam,” kata Agnira Rekha, S.Pd. M.Pd., dosen Prodi Bahasa Inggris.

Pada kesempatan ini, dua mahasiswa dari Chiang Rai Rajabhat University, Thailand, yaitu Naulemon Suksaeng dan Pimpawan Kantakheaw juga ikut mengenakan baju adat negara mereka. Mereka adalah mahasiswa yang sedang mengikuti SEA Teachers di UNTIDAR.

Bersama para dosen dan tendik UNTIDAR, Bom dan Min, nama panggilan mereka, mengelilingi lapangan upacara bergaya dengan pakaian adat masing-masing dihadapan 1830 mahasiswa baru UNTIDAR Tahun 2018.

Pihak kampus juga mengapresiasi kostum terbaik dengan memberikan hadiah kepada 4 kostum terbaik berupa dispenser, kompor gas, penyaring udara dan televisi.

Selain lomba pakaian adat nusantara, pada peringatan HUT RI ke-73 kali ini juga diselenggerakan beberapa lombayang diikuti oleh perwakilan mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan UNTIDAR. (Widia Asri Hutami-mg/DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here