Universitas Tidar (UNTIDAR) berhasil meraih gelar juara The Best Rookie atau pendatang baru terbaik dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) yang berlangsung Selasa-Sabtu (7-11/11) di Sirkuit Kenjeran Park Surabaya.

ELANG UNTIDAR, prototype mobil hemat energi dengan bahan bakar listrik ini berhasil menyelesaikan 5 race dalam kurun waktu 4 hari pada Rabu-Sabtu (8-11/11). Tiap race masing-masing peserta harus menyelesaikan 8 putaran pada sirkuit sepanjang 11,6 km.

“Perolehan waktu terbaik ELANG UNTIDAR adalah 22 menit 56 detik dimana mampu menempuh jarak 96 km dengan daya 1 kwh/h,” jelas Heru Sai Udin, Ketua sekaligus manajer Tim Elang.

Setiap menjelang race tiap peserta diwajibkan mengikuti scrutineering. Ada 10 post pengecekan yang harus dilalui setiap tim sebelum dilanjutkan ke tahap race. Panitia akan mengecek diantaranya berat, rem, kemanan pengemudi, sabuk, helm, sepatu, alat pemadam kebakaran, dll. “Pada race awal, ELANG UNTIDAR sempat terkendala pada bagian rem depan. Panitia tidak mengijinkan kami melanjutkan ke tahap race jika rem belum sesuai dengan standar. Maka itu ELANG harus masuk paddock dahulu untuk diperbaiki,” tambah Heru.

Sebelumnya rem depan hanya menggunakan 1 kaliper dan 1 pedal untuk 2 roda, rangkaian ini menyebabkan kurangnya tekanan terlebih jika mobil diposisikan dalam keadaan miring. Maka itu dilakukan perbaikan dengan menambah 1 kaliper lagi.

Setiap kali menyelesaikan race mobil akan diukur seberapa banyak bahan bakar yang terpakai, jarak, waktu dan kecepatan. “KMHE merupakan ajang kompetensi dalam pengelolaan engine. Dalam kompetisi ini tidak hanya sekedar ‘jalan’ tetapi bagaimana menjaga performa mobil tetap stabil. Karena ini kontes hemat energi maka luarannya mobil mampu berjalan dengan betul-betul menghemat energi, go green tanpa polusi,” kata Pendamping Tim Elang, Sigit Joko Purnomo, S.T., M.T.

Menurutnya, seluruh tim sudah bekerja maksimal selama kompetisi berlangsung. Walaupun sebagai pemula dan pertama kali mengikuti ajang ini, seluruh tim sudah bekerja keras dan optimis bisa ikut kembali dalam kompetisi ini tahun depan. “Awal berangkat dari kampus kemarin kami hanya fokus pada race tetapi keadaan di lapangan berbeda. Sebelum race saja melalui proses scrutineering  ini saja sudah sangat rumit, berkali-kali kami harus bongkar pasang tapi syukurlah kerja keras tim terbayar dengan gelar pendatang terbaik ini dan siap mengikuti ajang ini di tahun depan kembali,” tambah Sigit saat ditemui di Laboratorium D3 Teknik Mesin, Senin (13/11).

ELANG atau Electrical Lightweight Automobile Non Gasoline merupakan prototype mobil hemat energi pertama karya mahasiswa D3 Teknik Mesin UNTIDAR. ELANG UNTIDAR mengikuti ajang KMHE kategori kendaraan prototype dengan tenaga listrik. Pada kategori ini ELANG UNTIDAR bersaing dengan 17 tim dari perguruan tinggi se Indonesia. (DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here