Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sulfur Universitas Tidar menggadakan acara Bakti Sosial (baksos) membersihkan dan menebar 200 benih ikan mas di Sungai Kali Bening, Dusun Dumpoh, Potrobangsan, Minggu (15/10). Kegiatan ini merupakan rangkaian Milad ke 37 Mapala Sulfur.

“Harapannya kegiatan baksos ini meningkatkan kesadaran warga kampus dan sekitarnya agar terus menjaga alam ini meskipun dari hal kecil seperti menanam pohon atau tidak membuang sampah di sungai agar ekosistem tetap terjaga,” kata Zaimuddin, Ketua Panitia Milad.

Membuka kegiatan ini, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK), Drs. Giri Atmoko, M.Si. menuturkan bahwa setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) hendaknya meningkatkan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. “Kami mendukung kegiatan setiap UKM tentunya yang bersifat positif dan berguna bagi sesama. Selain itu, untuk mendukung kelancaran kegiatan hendaknya perlu diperhatikan alur atau proses perijinan serta pertanggungjawaban kegiatannya juga,” ungkapnya.

Setelah memberikan sambutan, Kabiro BAKPK beserta pendamping Mapala Sulfur, Retno Dewi Pramodia Ahsani, S.IP., M.PA., menanam bibit Adansonia Digitata atau biasa disebut Pohon Botol setinggi 30 cm di komplek taman Gedung Fakultas Teknik. Penanaman ini merupakan simbolisasi kepedulian Mapala Sulfur kepada lingkungan.

“Pohon botol tumbuhnya tidak terlalu memakan tempat dan cocok ditanam ditengah kampus. Kalo sudah tumbuh besar nantinya akan dijadikan tanaman simbolis Mapala Sulfur dan kedepannya bisa kami budidayakan juga dengan stek tanaman,” jelas Pertiwi Juli Astuti, Koordinator Sie Acara Milad Mapala.

Kegiatan baksos dibagi menjadi 2 yaitu baksos internal dan baksos eksternal. Baksos internal meliputi penanaman pohon di dalam kampus yang dilanjutkan pembersihan Sungai Kali bening dan penebaran benih ikan. Sedangkan baksos eksternal dilaksanakan di Dusun Deles, Citrosono, Grabag, Kabupaten Magelang.

Baksos eksternal dilaksanakan 1 hari sebelumnya, Sabtu (14/10) dimana Mapala Sulfur menanam 200 bibit pohon botol di wilayah pasca bencana Dusun Nipis. Bibit pohon yang ditanam meliputi jabon, mahoni, eukaliptus dan asam jawa. (Mapala Sulfur/DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here