Drs. Moh. Tantowi, M.Si. menyampaikan tausiah bagaimana meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW pada sivitas akademika UNTIDAR.

MAGELANG – Salah satu faktor tidak kondusifnya situasi Indonesia akhir-akhir ini disebabkan minimnya figur pemimpin ideal. Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (13/12) sivitas akademika UNTIDAR diajak untuk meneladani kepemimpinan beliau untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan diadakannya acara ini kita sebagai umat islam dapat  bersatu dan kembali ke panduan islam yang kaffah (menyeluruh)  yakni Alqur’an dan Hadist Nabi sebagai rujukan absolute dan mengaplikasikan apa yang sudah dicontohkan oleh Rosulullah SAW,” tutur Suranto, Ketua Panitia Maulid Nabi.

Nabi Muhammad SAW dalam masa kepemimpinannya selama kurang lebih 40 mempu merubah peradaban dunia dan menjadi tauladan manusia terbaik. “Oleh karena itu kita perlu mencontoh  apa yang sudah dilakukan beliau dalam masa produktif itu,” tambahnya.

Tiga pencapaian besar Nabi Muhammad SAW yaitu menjadikan bangsa Arab yang semula menganut paham polytheisme menjadi paham monotheisme, yaitu mengesakan Allah SWT. Beliau berhasil menyatukan bangsa Arab yang semula penuh dengan permusuhan di bawah naungan islam dan menyatukan pemerintahan Arab yang sebelumnya belum memiliki pemerintahan sendiri menjadi negara yang merdeka dan berdaulat.

“Meneladani Nabi Muhammad SAW misalnya sebagai mahasiswa tidak boleh plagiat dalam mengerjakan tugas, tenaga pendidik menjalankan tugas sesuai aturan serta dosen mengajar tidak hanya sebatas ilmu tapi juga memperhatikan sisi ‘illah’nya,” kata Drs. Moh. Tantowi, M.Si., dalam tausiahnya.

Meneladani bukan berarti berperang sama seperti Nabi dahulu namun mengambil hal-hal positif seperti kebiasaan dan cara berpikir positif dan mengimplikasikannya ke dalam berbagai kegiatan sehari-hari.

Dalam kesempatan ini, Hadroh Untidar, tim rebana UKAI turut memeriahkan acara peringatan Maulid Nabi dengan beberapa lagu islam diantaranya turi putih, shollatum, padang bulan. Penampilan perdana Hadroh UNTIDAR kali ini mendapat respon positif dari seluruh peserta pengajian akbar Maulid Nabi dan berharap kedepannya terus dikembangkan menjadi lebih baik lagi. (IF-Mg/DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here