Universitas Tidar menyelenggarakan acara Sosialisasi Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi tahun 2017, Jumat (09/08). Acara ini bertujuan memberikan sosialisasi mengenai bantuan Bidikmisi, pemberian motivasi serta arahan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) kepada 300 mahasiswa yang menerima bantuan Bidikmisi tahun akademik 2017/2018.

“Mari selalu bersemangat dalam berprestasi. Lulus tepat waktu, bahkan kalalu memungkinkan 3,5 tahun saja dengan IPK diatas 3.5 lalu lanjut program akselerasi ke S2 dan S3,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si.

Beliau mendukung mahasiswa Bidikmisi yang mau melanjutkan pendidikan hingga S3 dengan program akselerasi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Mahasiswa Program Bidikmisi program Sarjana (S1) mendapatkan uang saku Rp 650 ribu tiap bulannya. Jika bisa melanjutkan hingga S2 maka uang saku yang diterima Rp 3.750.000 dan program S3 sebesar Rp 4.500.000 per bulannya. “Tidak perlu khawatir soal biaya lagi untuk mendapatkan pendidikan terbaik, pemerintah telah memberikan solusi lewat program Bidikmisi atau program beasiswa lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Fuzna Marzuqoh, S.H., CH, CMNLP turut memberikan motivasi untuk pantang menyerah dalam menggapai impian atau cita-cita. Motivator sekaligus program director CPP Radionet ini menekankan kesuksesan seseorang tidak bergantung pada biaya. “ Sukses itu bukan masalah berapa banyak biaya yang dibutuhkan tetapi seberapa besar tekad, kesuksesan, ridho orang tua dan Tuhan dalam proses menuju tujuan akhir,” tuturnya.

Sukses itu diawali dengan bagaimana kita mengemas diri sendiri sehingga memiliki “daya jual”. “Sell your self! Bagaimana diri anda menjalin hubungan dengan orang lain, bagaimana anda memanfaatkan kekuatan diri (pikiran) dalam mencapai tujuan dan bagaimana anda menjangkau cita-cita anda. Buatlah diri anda diterima, disukai dan dipercaya orang lain, maka sukses pasti dapat diraih,” kata Ibu dua orang anak ini.

Kepala Bagian Akademik, Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK), David Budhi Hartono, S.E. menjamin mahasiswa penerima Bidikmisi UNTIDAR jauh lebih dipermudah oleh pihak kampus perihal rekening penerimaaan bantuan. “MoU UNTIDAR dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) mempermudah sistematis pembuatan rekening bagi para mahasiswa Bidikmisi. Jika di kampus lain masing-masing mahasiswa harus membuat rekening secara mandiri, disini semua sudah diuruskan secara masal tinggal besok pengaktifan rekening dan mahasiswa bisa menerima dana Bidikmisinya,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Baruna Kusuma, SPI., MP., dosen baru Fakultas Pertanian tutur berbagi pengalamannya dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Dosen asal Malang, jawa Timur ini memberikan gambaran umum bagaimana menggali ide kreatif untuk pembuatan PKM serta cara penyusunan PKM berdasarkan jenis-jenisnya. Mahasiswa Bidikmisi Universitas Tidar (Himadiktar) juga berkesempatan unjuk kebolehan dengan menampilkan pertunjukan Tari Nusantara serta penampilan band. (DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here