Dahlan: Kalau Gampang Kapok Jangan Jadi Pengusaha

Menteri BUMN Dahlan Iskan, Jumat siang, menghadiri Dies Natalis ke-43 Universitas Tidar Magelang.

Seperti biasa saat pidato di depan para mahasiswa, Dahlan selalu membuat suasana lebih bersahabat atau berdialog dua arah sehingga tidak membosankan peserta yang hadir.

Kali ini, di sela-sela pidatonya Dahlan melontarkan pertanyaan terkait ciri-ciri seorang pengusaha.

Dahlan pun meminta mahasiswa yang sudah memiliki jawaban untuk naik ke panggung, dan bagi yang bisa menjawab akan diberikan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta.

Saat itu pula sebanyak tujuh orang dipersilahkan memberikan jawaban sesuai dengan interpretasi masing-masing.

Diantara ke tujuh mahasiswa tersebut, diperoleh seorang pemenang yaitu bernama Eko, dengan jawaban “Berusaha itu sedini mungkin dan secepat mungkin, sehingga orang akan cepat matang”.

Karena jawaban yang dilontarkan Eko tersebut, Dahlan langsung memberikan hadiah uang sebanyak Rp1 juta.

Namun ketika Eko menerima uang dari mantan CEO Jawa Pos Group itu, tanpa peduli dirinya langsung menghitung kembali uang yang diperolehnya apalah utuh satu juta atau tidak.

Spontan perilaku Eko tersebut mengundang tawa para hadirin.

Dahlan pun langsung memuji Eko, dengan menyebutkan bahwa ciri lain dari pengusaha adalah tidak cepat percaya kepada orang lain, apalagi yng baru dikenal.

“Ini lah ciri pengusaha yang benar, tidak mudah percaya dengan siapapun juga,” tegas Dahlan.

Mantan Dirut PT PLN ini pun kembali menegaskan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha harus dirintis sejak dini, tidak perlu menunggu setelah menyelesaikan kuliah.

“Tidak ada batasan memulai bisnis, sedini mungkin lebih baik,” kata Dahlan.

Ia juga menyebutkan bahwa menjadi seorang pengusaha jangan pernah takut gagal karena itu merupakan ujian untuk kenaikan tingkat.

“Ciri pengusaha adalah ketika gagal ia segera bangkit. Gagal lagi, terus bangkit lagi dan derajatnya naik,” ujarnya.

Sebaliknya, diutarakan mantan CEO Jawa Pos Group ini, jika seorang pengusaha gagal terus kapok dan tidak meneruskan usaha maka itu bukan ciri pengusaha.

Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Tidar Magelang Prof Cahyo Yusuf menuturkan kehadiran Dahlan Iskan di kampus tersebut sangat luar biasa karena mampu memberikan inspirasi kepada mahasiswa.

“Kami mengundang Dahlan Iskan, karena dianggap sebagai sosok yang memiliki segudang inovasi dan kreasi terutama dalam hal kewirausahaan,” kata Cahyo.

Menurut dia, Indonesia butuh banyak ilmuwan, maka pada setiap perguruan tinggi ada jenjang S1, S2, dan S3, sedangkan pada industri dibutuhkan juga praktisi melalui jenjang D1, D2, D3.

“Makanya Universitas Tidar Mataram, mata kuliah Pelaku Usaha akan dijadikan program intra dan ekstra kulikuler yang banyak mengupas praktik-praktik dunia usaha,” ujar Cahyo.(fr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY