UNTIDAR GELAR SEMINAR NASIONAL BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PERSPEKTIF GLOBAL

Para Guru Bimbingan dan Konseling dari 225 SMA/SMK/MA se-Jawa Tengah mengikuti Seminar Nasional di Auditorium Universitas Tidar. Seminar kali ini bertema "Bimbingan dan Konseling Dalam Perspektif Global". Pemateri utama adalah Prof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.Pd.,Kons. Guru Besar Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang juga Ketua Umum Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia serta Presiden Asosiasi Konseling MALINDONE.

Acara dibuka dengan Sambutan Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. Dalam sambutannya Rektor mengatakan Guru BK memegang peran yang penting dalam memberikan bimbingan kepada siswa. Mengasuh dan menuntun siswa untuk mengembangkan kecakapannya sesuai kemampuan, bakat dan minatnya. Melalui Para Guru BK yang menghadiri seminar, Rektor mengundang calon mahasiswa dari berbagai penjuru Jawa Tengah untuk melanjutkan studi di Untidar. Tahun ini Untidar akan menerima 935 mahasiswa melalui jalur PMB dan Seleksi Mandiri. Mulai Tahun ini juga diberlakukan sistem UKT, sehingga dengan biaya terendah yaitu 500 ribu per semester, calon mahasiswa memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan di Universitas Tidar.

Di Era Globalisasi kita sekarang hidup dalam dunia  yang kompleks, sibuk, dan terus berubah. Banyak kemajuan, banyak pengalaman yang menimbulkan banyak permasalahan sekaligus tantangan. “KONSELING sebagai profesi global merupakan pilihan yang sangat berguna. KONSELING dipandang sebagai sesuatu yang: baik, efektif, atau relevan oleh orang yang hidup dalam dunia modern atau global. Konseling menjadi Profesi Global yang dibutuhkan oleh masyarakat dunia. Tersedia di berbagai tempat, dan di mana-mana” jelas Prof. Mungin.  “PROFESI KONSELING di Indonesia tidak hanya terkait dengan berbagai aspek yang bersifat nasional, melainkan juga yang bersifat internasional. Sehingga harus senantiasa terbuka untuk berkembang selaras dengan perkembangan IPTEKS serta tuntutan lingkungan akademis dan profesional sehingga mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi kehidupan manusia di era globalisasi. Seorang Konselor yang profesional dan bermartabat bekerja di luar sekolah SIGAP,  bekerja di sekolah MANTAP, dan bekerja dimana-mana SIAP.  “Seorang Konselor harus mampu menunjukkan kehebatannya, bahwa konseling memiliki kekuatan yang dahyat untuk membantu individu-individu yang sedang berkembang dalam berbagai latar kehidupan dengan ragam kebutuhan dan problem untuk mencapai perkembangan optimal, kemandirian dan kebahagiaan dalam kehidupannya”, tambah Prof. Mungin

Acara Seminar Nasional berakhir pada pukul 13.30 WIB, ditutup dengan Debate Exibition oleh Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris Untidar yang tergabung dalam English Debate Society.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY