MAGELANG – Kapolsek Magelang Utara Resor Magelang, Kompol Sugimin menekankan pentingnya pemahaman mahasiswa mengenai etika dalam berperilaku baik di dalam lingkungan kampus maupun di luar kampus saat mengisi materi dalama Otadama 2016 gelombang kedua, Sabtu (20/08) di auditorium UNTIDAR.

“Etika menentukan sejauh mana masing-masing indivudu dapat bergaul dan bersosialisasi dimana nantinya berpengaruh juga dalam membedakan mana yang baik dan buruk untuk dilakukan,” jelas Sugimin.

Sepakat dengan pendapat Sugimin, Lurah Potrobangsan, Drs. Arifudin menyatakan bahwa banyak mahasiswa khususnya yang datang dari luar kota belum menerapkan etika bermasyarakat yang baik. “Ada anggapan karena dari luar kota, hanya menumpang kost, maka tidak perlu berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan di sekitarnya, ini salah,” tutur Arifudin.

Drs. Budiono, M.Pd. saat berbincang dengan salah satu peserta Otadama 2016.
Drs. Budiono, M.Pd. saat berbincang dengan salah satu peserta Otadama 2016.

Selain Kapolsek Magelang Utara dan Lurah Potrobangsan, Dosen FKIP, Drs. Budiono, M.Pd. jura turut memberikan materi seputar nilai, etika dan budaya. Sebanyak 546 mahasiswa baru ini juga mendapat materi “Penyesuaian Diri di Perguruan Tinggi” oleh dosen Fakultas Teknik, Ibrahim Nawawi, S.T., M.T., “Kegiatan Akademik di Perguruan Tinggi” oleh wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si.

“Pelayanan mahasiswa dan pelayanan pendidikan paling tinggi ada dalam perguruan tinggi. Kunci sukses belajar di perguruan tinggi yaitu mempunyai keseimbangan hati, kepala, pikiran, tangan, dan mempunyai cita-cita,” kata Drs. Hari wahyono, M.Pd.

Wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan ini berkesempatan mengisi materi mengenai penyesuaian dalam perguruan tinggi. Seperti halnya pada gelombang pertama Otadama 2016 ini, pada hari pertama, peserta mendapatkan beragam materi yang dipersiapkan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan perkuliahan nantinya. Selain itu juga ada materi dari pengusaha muda, Agus Hadi Prayitno yang berbagi pengalaman wirausahanya di bidang kuliner D’Gejrot Kemek asal Yogjakarta. Agus mengusung usaha kuliner ayam gejrot/ayam marinasi dengan bumbu rempah yang khas.  (WK/DN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY