MAGELANG – Setelah melewati proses penerimaan mahasiswa baru mulai dari SNMPTN, SBMPTN hingga SM-UNTIDAR, Rabu (17/08), akhirnya 1119 mahasiswa resmi bergabung dalam keluarga besar sivitas akademika Universitas Tidar. “Total keseluruhan pendaftar ke UNTIDAR sebanyak 8443. Anda yang berada disini adalah mahasiswa pilihan maka, ingatlah untuk belajar sebaik-baiknya,” tutur Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.

Rektor UNTIDAR menyematkan topi pada dua perwakilan mahasiswa yaitu Fransina Aucsilia Kedeikoto dan Dede Romadhan Pambudi sebagai simbolisasi peresmian status mereka yang sebelumnya calon mahasiswa menjadi mahasiswa UNTIDAR tahun akademik 2016/2017. Fransina merupakan mahasiswi prodi Administrasi Negara yang berasal dari Nabire, Papua sedangkan Dede adalah mahasiswa prodi Teknik Mesin S1 asal Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara. “Kedua mahasiswa ini sebagai salah satu bukti bahwa UNTIDAR sudah mulai dikenal dan menjadi pilihan mahasiswa dari luar Kota Magelang bahkan luar Jawa untuk melanjutkan pendidikannya,” tutur ketua PMB UNTIDAR, Nuwun Priyono, S.E., Akt., M.Ak.

Rektor UNTIDAR, Dede Romadhan, Fransina Aucsilia dan Wakil Rektor Bidang Akademik saat serah terima mahasiswa.
Rektor UNTIDAR, Dede Romadhan, Fransina Aucsilia dan Wakil Rektor Bidang Akademik saat serah terima mahasiswa.

Berdasarkan data dari Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNTIDAR, Fransina adalah mahasiswi dari daerah asal terjauh. Kini, Fransina tinggal bersama kedua orang tua asuhnya Tri Subiarti dan Gatot Wibowo di Magersari, Magelang. “Sempat mengalami kendala registrasi karena keterbatasan sarana informasi bahkan hampir didiskualisifikasi. Akhirnya UNTIDAR memberikan kesempatan dan saat ini saya sudah resmi menjadi mahasiswi di kampus ini,” kata Fransina.

Menurut, mahasiswi kelahiran Homeyo, 11 Juli 1996 ini UNTIDAR sudah direkomendasikan orang tua asuhnya semenjak dirinya masih duduk di bangku SMA. “Lega rasanya bisa datang ke Magelang khususnya UNTIDAR. Iklimnya nyaman, biaya makan dan lainnya tidak semahal di tempat tinggal saya. Orang-orangnya ramah dan baik,” tambahnya.

Sama seperti Fransina, Dede, mahasiswa UNTIDAR asal Tanjung Selor, Kalimantan Utara ini sekarang juga tinggal bersama kedua orang tua asuhnya Bambang Waluya dan Dasmiyati di Jogonegoro, Mertoyudan. Demi mengenyam pendidikan yang lebih lagi Dede dan Fransina serta ratusan mahasiswa dari luar Jawa Tengah bahkan Pulau Jawa rela meninggalkan tanah kelahirannya.

Keseluruhan jumlah mahasiswa baru UNTIDAR 2016/2017 terdiri dari 326 mahasiswa jalur SNMPTN, 303 jalur SBMPTN dan 490 jalur SM-UNTIDAR. Disaat bersamaan juga diumumkan penghargaan pendidik dan tenaga kependidikan berpresasi tingkat UNTIDAR serta penghargaan bagi mahasiswa berprestasi dalam bidang kemahasiswaan seperti PKM, PHBD dan Duta Wisata Kota Magelang. (DN)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY