MAGELANG – Setelah melakukan rekruitmen dan proses seleksi pertengahan September lalu, Pusat Karir dan Kewirausahaan UNTIDAR akhirnya mengumumkan 10 mahasiswa yang berhasil lolos seleksi Program Belajar Terpadu (PBBT) / Cooperative Education (Co-op) 2016. Kesepuluh mahasiswa ini mengikuti acara pembekalan, Selasa (27/09) di ruang multimedia, UNTIDAR.

“Peserta diberi pembekalan soft skill, pembukuan UMKM serta pemasaran online sebelum mereka melaksanakan magang selama 3 bulan di beberapa UMKM wilayah Kota dan Kabupaten Magelang,” kata Dr. Farikah, M.Pd., Ketua Pelaksana Co-op 2016 UNTIDAR.

Co-op 2016 ini merupakan program hibah dari Direktorat Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang bertujuan menciptakan lulusan sarjana yang lebih terampil, berjiwa enterpreneur, dan siap menciptakan lapangan kerja. Program ini memberikan bekal ketrampilan bagi para mahasiswa sebelum lulus dengan menjalani program belajar bekerja (magang) selama kurun waktu tertentu (3-4 bulan) di industri/Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR akan disebar di lima lokasi UMKM yang berbeda di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang. UMKM tersebut diantaranya Harmony Brownis (Japunan), Nur Cake (Bogeman), UMKM makanan ringan dan pembuatan keset di Balesari, Kecamatan Windusari dan satu lokasi di Kota Magelang yang masih dalam konfirmasi.

“Kami mengarahkan mahasiswa untuk magang di UMKM dengan harapan kedepannya menumbuhkan jiwa wirausaha mereka sehingga besar harapannya selepas kegiatan ini berakhir akan bermunculan wirausahawan muda dari UNTIDAR,” tambah Farikah.

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR terdiri dari 10 mahasiswa semester 7/9 atau yang telah menyelesaikan 110 SKS.
Peserta Co-op 2016 UNTIDAR terdiri dari 10 mahasiswa semester 7/9 atau yang telah menyelesaikan 110 SKS.

Pembekalan materi soft skill disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. dan materi pembukuan UMKM oleh Siti Arifah, SE.Akt, M.Si., dosen jurusan Akuntasi UNTIDAR. Khusus materi pemasaran online diisi pemateri dari luar kampus UNTIDAR yaitu Rizal Kasim, S.Kom., seorang strategic planner yang juga merupakan manager director dari ceraproduction.com dan Hansel Indonesia.

“Jangan sok tahu dalam memulai usaha! Pahami masalah (situasi) lalu susun strategi lanjut ke eksekusi,” tegas Rizal.

Penerima penghargaan Indonesia Youth Startup Icon 2013 dan Wirausaha Muda Mandiri 2015 ini menuturkan bahwa banyak pengusaha muda yang terlalu terburu-buru menentukan strategi sebelum memahami betul kondisi usahanya. “Riset produk, konsumen dan pesaing menentukan strategi apa yang harus dilakukan seorang pengusaha dalam mengembangkan produk serta pemasarannya,” tambahnya.

Menjamurnya bisnis online yang menawarkan kemudahan pemasaran produk serta luasnya pangsa pasar yang dapat dijangkau memberikan tantangan tersendiri bagi calon-calon pengusaha muda bagaimana membuat atau menempatkan produknya “berbeda” dengan produk para pesaingnya.

“Kesempatan praktik langsung di lapangan dalam hal berwirausaha ini harapannya bisa dimanfaatkan mahasiswa dengan kuota lebih banyak lagi,” tutur Tabah Riyadi salah satu peserta Co-op 2016.

Peserta Co-op 2016 UNTIDAR adalah Tabah (FKIP), Rohmad Budi Setiawan (FKIP), Hindratno (FT), Diah Kusumawardhani (FISIP), Muhammad Nur Khabib (FE), Aprilia Herdianti (FKIP), Choirunisa Dwi Astarini (FKIP), Listiyono Wardoyo (FKIP), Liya Fitiyani (Fisip), dan Kusnita Mawarni (FKIP). Seluruh peserta merupakan mahasiswa semester 7 & 9 atau yang sudah menempuh 110 SKS, berjiwa wirausaha dan menyanggupi mengikuti magang full time 6-7 jam per hari di tiap-tiap lokasi UMKM.

Tabah dan kesembilan rekannya mulai menjalani masa magangnya pada Kamis (29/09) dan berakhir 3 bulan kedepan sekitar bulan Desember 2016. Peserta Co-op akan mendapatkan pengalaman mentoring wirausaha, sertifikat ketrampilan pendamping ijasah serta uang kompensasi. (DN/HDN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY