PERTAMA, UNTIDAR SEBAGAI PERGURUAN TINGGI NEGERI MEWISUDA 148 SARJANA DAN 6 AHLI MADYA

10 Mei 2014,  Wisuda Sarjana dan Ahli Madya Universitas Tidar dilaksanakan di auditorium UNTIDAR. Ini merupakan kali pertama Wisuda disaat Universitas Tidar sudah menyandang status Perguruan Tinggi Negeri. Mulai tahun ini wisudawan juga sudah mendapatkan ijasah sebagai lulusan dari Perguruan Tinggi Negeri.

            Sebanyak 148 Sarjana dan 6 Ahli Madya telah diwisuda. Wisudawan berasal dari 10 Program studi yang ada di Universitas Tidar. 4 Orang Wisudawan ditetapkan sebagai Wisudawan Terbaik yaitu Dwi Yuliawati dari Progran Studi Ekonomi Pembangunan, Reta Astrid Oktavia dari program studi Ilmu Administrasi Negara, Yuniarti dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Suharni dari Program Pendidikan Bahasa Inggris. 9 Wisudawan berhasil lulus dengan pujian atau cumlaude yaitu Dwi Yuliawati dari Prodi Ekonomi Pembangunan dengan IPK 3,76, Endah Puji Lestari dari Prodi Ekonomi Pembangunan, dengan IPK 3.51, Suharni dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,76, Nurfaizah dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3, 54, Fatma Amalia dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,64, Ana Lailatul Kodriyah dari Prodi Pendidikn Bahasa Inggris dengan IPK 3, 56, Tegar Umi Ariyani dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3,62, Muhammad Rifqi Alasyfhani dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPK 3, 58, dan Adi Hermawan dari Prodi Teknik Otomotif dengan IPK 3,57,

            Rektor Untidar Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd, dalam laporan tahunannya mengatakan ke depan Untidar akan segera membuka Program Studi Baru. Selain di Kota Magelang, juga akan dibuka Fakultas dan Prodi Baru di Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo. Selain melakukan pembenahan tata kelola, Untidar juga sedang menyiapkan berbagai infrastruktur. Universitas Tidar adalah satu satunya Perguruan Tinggi Negeri yang ada di wilayah Karesidenan Kedu.  Diharapkan  lulusan SMA/SMK di wilayah kedu dan sekitarnya sekarang memiliki alternatif pilihan untuk melanjutkan studi selain di Semarang dan Jogja.

            Setelah menjadi PTN, Untidar akan berupaya mengembangkan potensi lama dan menggali atau mengeksplorasi potensi baru. Kedua potensi ini akan dipadukan dengan menentukan program Jangka Pendek. Lalu potensi baru ditentukan dalam program tahun pertama (2014). Kedua-ketiga (2015-2016) dan tahun keempat (2017). Program empat tahun ini dasar Untidar memasuki tahun awal status PTN. 

PUSKOMINFO – UNTIDAR

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY