Formasi "Otadama" oleh 573 mahasiswa baru UNTIDAR pada hari kedua OTADAMA 2016 gelombang pertama.

MAGELANG – Panitia Otadama 2016 menegaskan tidak ada perploncoan dalam masa orientasi mahasiswa UNTIDAR. Peserta hanya diwajibkan membawa caping dan pom-pom bewarna. “100% tidak ada tugas-tugas aneh atau bentuk perploncoan lainnya,” tutur Raedy Hendarto, Ketua Panitia Otadama.

Beni Azwar Suganda mahasiswa asal Riau menuturkan bahwa atribut yang harus dibawa tidak memberatkan tapi bagi mahasiswa asal luar kota seperti dirinya perlu pengarahan lebih dari panitia khususnya lokasi dimana mendapatkan atribut tersebut. “Agak kesulitan mendapat caping karena beberapa tempat sudah habis atau ramai. Jadi saya sampai ke pasar Bandongan akhirnya dapat,” jelas Beni.

Sebelumnya, atribut dan persyaratan dapat diakses di akun facebook Otadama 2016 seminggu sebelum acara dimulai. Panitia juga menerima segala pertanyaan lewat aplikasi message dan contact person yang tertera. Selain seputar ketentuan Otadama, panitia juga membantu mahasiswa asal luar kota yang kesulitan mencari alamat indekost.

Atribut caping dan pom-pom bewarna digunakan dalam pembentukan formasi bendera merah-putih dan “Otadama”, Jumat pagi (19/08) di depan gedung Fakultas Ekonomi. “Walaupun hasilnya belum memuaskan tapi kerjasama peserta dan panitia sudah maksimal. Besok pada gelombang kedua kami pastikan lebih baik lagi,” kata Vicky Jihan Ababa, koordinator dokumentasi.

Penampilan UKM Bengkel Seni saat menunjukkan kebolehannya di hadapan para mahasiswa baru.
Penampilan UKM Bengkel Seni saat menunjukkan kebolehannya di hadapan para mahasiswa baru.

Berbeda dengan hari pertama yang sebagian besar diisi oleh pemaparan materi, hari kedua ini peserta disuguhkan beraneka hiburan dari masing-masing Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Setiap UKM memperkenalkan kegiatannya yang dibungkus dalam pertunjukan seni seperti menyanyi dan parodi.

Selain penampilan UKM, peserta diberi materi tentang “Sosialisasi Layanan Mahasiswa” oleh pemateri PUSKOMINFO dan BAKPK UNTIDAR, Pemutaran Film Gerakan Mahasiswa dan pensi sebagi penutup Otadama Gelombang 1. (WK/DN)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY