MAGELANG – Menjelang berakhirnya masa kepengurusan Tahun 2015/2016, Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadipa Batalyon 922 “Macan Tidar” melaksanakan kegiatan Pemilihan Komandan dan Pembahasan AD/ART, Sabtu-Minggu (14-15/05/2016) di Kantor Kwarcab Gerakan Pramuka, Borobudur, Kabupaten Magelang.

Kegiatan yang bertujuan mempersiapkan sistem, mental serta komandan baru untuk kepengurusan selanjutnya ini turut dihadiri pembina Menwa Drs. Hendrarto, M.Si., Ketua Alumni Menwa Hadi Susilo, S.T. serta perwakilan/ Staff Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Moch. Malik Al Firdaus, S.Pd., M.Pd. dan Xander Salahudin, S.T., M.Eng.

“Pembina dan alumni kami libatkan dalam proses pemilihan komandan yang baru,” kata Taufik Aji Virmandi, Plt. Komandan Menwa Yon 922 “Macan Tidar” UNTIDAR. Menurutnya, pelibatan pembina dan alumni memiliki peranan penting bagi Menwa dalam menjalankan organisasi ini sesuai dengan jobdest dan tupoksi masing-masing.

Menwa 2

Berdasarkan pengamatan Taufik sebagai Plt. Komandan Menwa dari Februari hingga Mei 2016 maka ditetapkan 4 bakal calon kandidat komandan yaitu Prihtian Pambudi, Khusbaniyah, Anistia Daniati dan Adinan Sabil. “Mereka berempat lolos uji pengamatan dan seleksi internal  dari segi kinerja, loyalitas, dedikasi, komitmen serta konsistensi dalam menjalankan setiap tugas di Menwa selama ini,” jelasnya.

Keempat bakal calon kandidat komandan ini satu persatu memaparkan visi misinya didepan para peserta/ anggota aktif, pembina serta alumni yang hadir juga sempat kami berikan kesempatan untuk memberikan atau mengajukan beberapa pertanyaan kepada bakal calon kandidat komandan baru dari keempat-empatnya. Fit and proper test dilanjutkan dengan tanya jawab seputar visi misi maupun hal-hal yang lain, motivasi dan sikap atau strategi masing-masing kandidat dalam upaya membangun Menwa yang lebih baik kedepannya.

“Didalam Menwa setiap keputusan dianjurkan diselesaikan dengan musyawarah mufakat bukan voting,” tambah Taufik. Tahap terakhir penentuan komandan Menwa dilakukan dengan proses musyawarah mufakat yang melibatkan seluruh anggota aktif Menwa. Akhirnya setelah menimbang dari berbagai aspek maka diputuskan dan disepakati bersama Prihtian Pambudi menjadi calon komandan masa kepengurusan 2016/2017 mendatang.

Selain sebagai ajang penentuan komandan baru, kegiatan ini juga membahas evaluasi kegiatan yang sudah di jalankan selama kepengurusan Plt Komandan Menwa dari Februari – Mei 2016, draft AD/ART hingga berbagai peraturan-peraturan yang perlu dikaji ulang serta disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini.

Di masa akhir jabatannya, Taufik hanya ingin berpesan kepada seluruh anggota Menwa agar selalu menjaga kehormatan Menwa dengan melaksanakan segala tugas dengan penuh dedikasi tinggi. “Menwa itu panggilan jiwa dan Menwa itu kehormatan,” jelasnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY