Dr. Bambang Kuncoro, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Alumni (kiri) menerima polis asuransi mahasiswa dari Sri Wiwih, S.E Kepala Jiwasraya Cabang Magelang.

MAGELANG – Jiwasraya menyerahkan 3401 polis asuransi mahasiswa kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. untuk selanjutnya diserahkan kepada perwakilan mahasiswa, Widyo Mangesti (UKM Radio) pada acara Serah Terima Polis Asuransi UNTIDAR, Kamis (13/10) di ruang multimedia.

“Saya berharap tidak akan terjadi apa-apa, namun asuransi ini bisa menjadi suatu perlindungan bagi mahasiswa,” tutur WR III, UNTIDAR.

Jenis asuransi yang diberikan adalah asuransi kecelakaan diri (personal accident) yaitu perlindungan bagi mahasiswa dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti dari pembayaran Premi dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh mahasiswa berupa kecelakaan diri dan meninggal dunia.

“Mahasiswa tidak dipungut biaya apapun. Tiap mahasiswa dibiayai Rp 20.000 tiap tahunnya, dan sudah masuk anggaran universitas,” kata Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama, Drs. Giri Atmoko, M.Si.

Widyo Mangesti. perwakilan mahasiswa menerima polis asuransi kecelakaan diri dari WR III UNTIDAR.
Widyo Mangesti. perwakilan mahasiswa menerima polis asuransi kecelakaan diri dari WR III UNTIDAR.

Asuransi ini berlaku mulai 22 September 2016, terhitung dari penandatanganan kontrak kerjasama sampai pada 22 September 2017. Dalam kesempatan ini Kepala Jiwasraya Cabang Magelang, Sri Winih, S.E. menjelaskan bahwa pengajuan klaim serta pencairan dana santunan hanya bisa dilakukan melalui pihak universitas. “Mahasiswa harus mengajukan klaim kepada kampus. Setelah proses berlangsung, dana santunan juga nantinya diserahkan Jiwasraya kepada kampus untuk diteruskan kepada mahasiswa,” tuturnya.

Hak peserta asuransi terdiri dari 2 jenis yaitu jaminan kecelakaan diri dan Jaminan Kematian (JKM). Jaminan kecelakaan diri meliputi biaya inap rumah sakit maksimal 40% dari uang asuransi, santunan cacat, santunan kematian akibat kecelakaan dan penyakit kecelakaan yang ketentuannya sudah ditetapkan di dalam perjanjian kerjasama. Jaminan Kematian meliputi santunan kematian akibat kecelakaan sebesar 100% dari uang asuransi dan santunan kematian karena kecelakaan sebesar 200% dari uang asuransi. (HDN/DN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY