MAGELANG – Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menjelaskan pentingnya karakter (image) dalam membangun sebuah kepercayaan masyarakat terhadap UNTIDAR. Seperti halnya sebuah produk, UNTIDAR perlu memiliki ciri khas yang memposisikannya sebagai tempat ideal dalam melanjutkan pendidikan tinggi. “Apa saja yang bisa UNTIDAR tawarkan pada khalayak luas? Minimal untuk menarik calon mahasiswa baru untuk datang kesini,” jelasnya.

Dalam dunia marketing, service oriented menjadi strategi jitu pemasaran yang mampu menjadi daya tarik sebuah produk. “Sama-sama sebuah perguruan tinggi tapi pasti mempunyai sistem pelayanan yang berbeda. Mutu yang baik namun pelayanan kurang mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Menuju UNTIDAR Go Nasional, kampus dituntut mulai berbenah mulai dari sikap, orientasi dan menentukan posisioning yang jelas antara teaching, research atau enterpreneur university. Selain itu, kampus juga harus dikondisikan terus “maju” tidak hanya jalan ditempat dengan meningkatkan suasana, fasilitas, dan stimulus/insentif. “Dosen harus punya rasa gelisah untuk maju, kalau perlu sering-seringlah datangkah motivator-motivator handal sebagai pemicu,” kata Prof. Komaruddin.

Pembekalan 2

Kegiatan outbond bersama atau pelatihan drama dapat dijadikan sarana peningkatan kerjasama, pengenalan karakter serta wadah mengekspresikan diri. Sepakat dengan pendapatnya, Drs. Budiono, M.Pd. dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan sekaligus moderator pada acara ini menyatakan bahwa kegiatan yang melibatkan dosen maupu tenaga pendidik mampu meningkatkan kekompakan dalam meraih tujuan bersama.

Pembekalan ini mendapat respon positif dari para peserta. “Satu yang bisa dipetik dari penuturan beliau yaitu pegawai yang bahagia akan lebih produktif,” tutur Winda Candra Hantari, S.S., M.A., dosen Prodi PBSI, FKIP. Selain itu, gaya bahasa dan penuturan materi yang dikaitkan dengan fenomena sehari-hari membantu para peserta memahami tujuan bersama sebagai lembaga maupun sebagai dosen. “Bahasanya sederhana namun penuh makna sangat memberi wawasan dan pengetahuan baru bagi saya,” kata Lilia Indriani, A.Pd., M.Pd.

Pada acara Pembekalan Dosen-Dosen UNTIDAR dalam Rangka Pelaksanaan Perkuliahan Tahun Akademik 2016/2017, Senin (22/08) bertempat di Grand Artos Hotel & Convention selain Prof. Komaruddin, seluruh peserta juga mendapat pengarahan dari Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. mengenai kebijakan umum UNTIDAR serta beberapa pencapaian, baik yang sudah dan yang masih dalam perencanaan termasuk pembahasan usulan prodi baru dan rencana pembuatan mobil listrik. (DN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY