KKN VOKASI DILAKSANAKAN DI KELURAHAN PANJANG KOTA MAGELANG

Mahasiswa Semester 7 Universitas Tidar laksanakan KKN Vokasi 

Desa Vokasi adalah kawasan pedesaan yang menjadi sentra penyelenggaraan kursus/pelatihan berbagai kecakapan vokasional dan pengelolaan unit-unit usaha (produksi/jasa) berdasarkan keunggulan lokal dalam dimensi sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan, sehingga mampu mengembangkan berbagai layanan pendidikan ketrampilan (vokasi) dan kelompok usaha untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menciptakan produk yang bernilai ekonomi tinggi, bersifat unik dan menggali dan mengembangkan potensi desa yang memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif berbasis kearifan lokal.

Bertolak dari hal ini, mahasiswa Untidar melaksanakan KKN Vokasi di Kelurahan Panjang Kota Magelang. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Peningkatan Kualitas Lingkungan melalui Pendampingan Penyuluhan dan pengolahan Sampah dengan Sistem 3 R (Reduce, Reuse, Recycle).  Mahasiswa melaksanakan kegiatan ini selama 45 hari atau setara dengan 2 sks.  Terdiri dari 7 hari survey dan pembekalan, 30 hari kegiatan di lapangan dan 8 hari penyusunan laporan.  

Seluruh kegiatan yang dilakukan manusia selalu menghasilkan sampah. Dalam rangka meminimalisir timbulnya sampah maka muncullah konsep 3R yaitu Reduce atau mengurangi, Reuse atau menggunakan kembali dan Recycle atau mendaur ulang.  Konsep 3R akan berpengaruh pada berkurangnya volume timbunan sampah yang tidak terkelola dengan baik. Juga mendukung terjaganya kualitas lingkungan terutama daerah padat penduduk. Bantuan teknis pengembangan persampahan 3R merupakan penerapan pengelolaan sampah terpadu yang perlu dilakukan di daerah kawasan aliran sungai, kawasan pemukiman, kawasan pasar, dan kawasan pabrik. 

Kelurahan Panjang merupakan daerah perkotaan yang terletak di tepi sungai Manggis. Jumlah penduduk sekitar 5000 jiwa dengan 1500 KK. Rata-rata penduduk berpendidikan SMP.  Mata pencaharian sebagian besar adalah pedagang, tenaga bangunan dll. 

Faktor pemilihan tempat KKN di Kelurahan Panjang karena letaknya di tepi sungai, sehingga KKN memiliki misi untuk menjaga kebersihan di sekitar sunggai manggis.  Rendahnya tingkat pendidikan menyebabkan masyarakat kurang peduli terhadap lingkungan. Sehingga tiap pagi maupun sore masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai. Di sisi lain lokasi Kelurahan Panjang yang dekat dengan pasar Ngasem merupakan potensi untuk pembuatan sampah organik untuk dijadikan pupuk.  Selain itu sampah organik juga bisa digunakan menjadi berbagai souvenir yang dapat dipasarkan di pasar Ngasem.  Hingga kini kelurahan Panjang belum memiliki Kelompok Usaha Bersama (KUB) dalam hal pengolahan sampah organik maupun an-organik, oleh karena itu melalui kegiatan KKN Desa Vokasi ini diharapkan dapat membentuk KUB yang ramah lingkungan dan mampu meningkatkan nilai ekonomis sampah. 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY