Setelah menggelar aksi penggalangan dana dari warga Magelang, Keluarga Mahasiswa UNTIDAR kemudian menyalurkan bantuan ini secara langsung ke Desa Donorati, Purworejo, Selasa (28/06) lalu. Total bantuan yang disalurkan sebanyak Rp 42.993.000 beserta 6 paket pakaian pantas pakai, 1 kardus mie instan dan 1 paket sembako. Bantuan diserahkan oleh perwakilan Keluarga Mahasiswa UNTIDAR kepada Kepala Desa Donorati, Paryoto.

“Bantuan berupa uang tidak kami belanjakan sama sekali agar dapat digunakan warga sesuai dengan kebutuhannya seperti perbaikan rumah atau pembangunan infrastruktur,” kata Dwi Purwanti.

Kondisi Desa Donorati pasca bencana tanah longsor.
Kondisi Desa Donorati pasca bencana tanah longsor.

Desa Donorati dipilih menjadi lokasi penyerahan bantuan berdasarkan informasi dari Adi salah satu anggota Mapala Sulfur UNTIDAR yang juga ikut menjadi relawan SAR Magelang. Menurut Adi yang ikut membantu evakuasi korban pada saat bencana terjadi, akses jalan ke desa ini terganggu sehingga pasokan bantuan untuk warga kurang.

Penggalangan dana oleh Keluarga Mahasiswa UNTIDAR dimulai di lingkungan kampus selama beberapa hari dan ditutup dengan menyusuri jalan-jalan protokol Kota Magelang mengumpulkan bantuan dari warga yang ingin berpartisipasi ikut meringankan beban para korban bencana pada Sabtu (25/06).

“Simpati saja dengan status facebook atau comment di media sosial tidaklah cukup. Kita butuh aksi nyata,” kata Oke Amar Saputra, anggota BEM KM UNTIDAR.

Keluarga Mahasiswa UNTIDAR berfoto bersama seorang petugas Kepolisian disela-sela penggalangan dana di sekitar Alun-alun Magelang.
Keluarga Mahasiswa UNTIDAR berfoto bersama seorang petugas Kepolisian disela-sela penggalangan dana di sekitar Alun-alun Magelang.

Berkumpul di alun-alun Kota Magelang setelah seharian berbagi tugas di berbagai titik penggalangan dana para mahasiswa melepas lelah dan berbuka bersama dengan menu seadanya. “Semua biaya operasional ditanggung masing-masing ormawa bahkan pribadi seperti bensin atau takjil buka puasa tanpa memotong sedikitpun uang hasil sumbangan,” jelas Bagas Dwi Prakoso, Ketua BEM Fakultas Teknik.

Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (Himepa) membagikan bunga kertas sebagai tanda terima kasih kepada para donatur. Walaupun hanya bunga kertas namun hasil karya mahasiswa ini diharapkan dapat mewakili rasa terima kasih mereka akan kepedulian para donatur atas kepercayaannya menitipkan bantuan kepada para korban di purworejo kepada Keluarga Mahasiswa UNTIDAR.

Penggalangan dana ini bertepatan pada bulan puasa sekaligus dalam jadwal Ujian Akhir Semester (UAS), para mahasiswa ini berjuang melawan terik matahari dan mencuri-curi waktu di sela waktu ujian. (DN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY