Muhammad Rifki Mustakim (D3 Teknik Mesin) salah satu peserta Donor Darah dalam rangka HUT HMTMD3 Untidar

MAGELANG – Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin (HMTM) progam diploma (D3) bersama PMI Kota Magelang menggelar acara bakti sosial donor darah, Kamis (24/03/2016) di auditorium Untidar. “Acara ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT HMTMD3 yang pertama,” kata Setya Pambudi, Ketua HMTMD3 Untidar.

Puluhan calon pendonor baik dari kalangan mahasiswa maupun karyawan Untidar turut berpartisipasi dalam acara ini. “Tidak ada target jumlah pendonor dalam acara ini. Jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 37 orang dan yang lolos untuk mendonorkan darahnya sebanyak 24 orang,” ucap Sigit Eka, Humas HMTMD3. Aksi donor darah yang diadakan oleh HMTM ini merupakan kali ketiganya yang diadakan di lingkungan Untidar. Sebelumnya telah diadakan donor darah dalam rangka Dies Natalis Untidar dan Peringatan Kelahiran Baden Powell oleh Racana.

Calon pendonor wajib memenuhi beberapa persyaratan tertentu sebelum diambil darahnya oleh petugas PMI. Syarat-syarat tersebut diantara lain mempunyai berat badan minimal 48kg, tekanan darah sistolik/atas minimal 110 mmHg, nilai normal hemoglobin (hb) minimal 12,5 gr/dl, tidak sedang menstruasi, hamil atau menyusui, dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu minimal 3 hari terakhir. “Mayoritas pendonor bergolongan darah O dan B, paling langka adalah pendonor darah dengan golongan AB. Tiap pendonor diambil 350 cc darahnya atau 1 kantong,” jelas Diana Anggraeni, Petugas PMI Kota Magelang. Darah yang didonorkan perlu melalui proses lagi sebelum bisa digunakan. Pemeriksaan lanjutan meliputi uji saring terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (ILMTD) seperti Hepatitis B (HBs Ag), Hepatitis C (Anti HCV), HIV (Anti HIV) dan sifilis (TPHA).

“Ini pengalaman pertama saya mendonorkan darah. Setelah donor agak pening dan lemas. Tapi pengalaman hari ini menjawab rasa penasaran selama ini, dan kemudian hari mungkin saya akan mendonorkan darah lagi,” tutur Muhammad Rifki Mustakim, salah satu pendonor yang juga mahasiswa D3 Teknik Mesin semester 2. Menurut Diana, motivasi mendonorkan darah atas dasar rasa penasaran terkadang membuat beberapa calon pendonor terkejut. “Beberapa sampai teriak, nangis atau gelisah bahkan ada yang memtuskan untuk tidak jadi mendonorkan darah karena takut sewaktu proses pengecekan hb,” tambahnya.

Kegiatan donor darah merupakan kegiatan bakti sosial yang sering diadakan baik dari organisasi mahasiswa seperti HMTMD3 atau instansi-instansi lain. Dibalik anggapan kegiatan sosial yang “biasa” ini menyimpan banyak manfaat baik bagi pendonor atau penerima donor darah, setetes darah anda nyawa bagi sesama.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY