Dekan Teknik, Ir. Gembong Haryono, M.P. (kedua dari kanan) saat mengunjungi stand Faperta di Wonosobo Expo 2016

MAGELANG – Fakultas Pertanian UNTIDAR ikut meramaikan Wononoso Expo 2016 yang diadakan 28 Juli – 4 Agustus 2016 di Gedung Sasana Adipura Kencana Kabupaten Wonosobo. Pada acara ini UNTIDAR membuka dua stand yang menjual produk bibit tanaman dan tabulampot (tanaman buah dalam pot) hasil sambung pucuk dan okulasi. “Semua produk adalah hasil pembibitan mahasiswa. Salah satunya durian multi kaki yaitu hasil salah satu PKM mahasiswa Faperta,” kata Ir. Gembong Haryono, M.P., Dekan Faperta UNTIDAR.

Dalam kunjungannya, Senin (1/8) lalu, Gembong menuturkan bahwa stand UNTIDAR tidak pernah sepi dari pengunjung. Belum banyak tersedianya bibit durian multi kaki dan jambu kristal tanpa biji di daerah Wonosobo membuat para pembeli langsung memborong bibit kedua buah ini.

“Multi kaki yang dimaksud adalah hasil gabungan beberapa spesies durian yang dijadikan satu. Keunggulannya mempercepat pertumbuhan tanaman dan lekas berbuah karena serapan unsur hara yang lebih banyak,” tutur Hony Kharisma Sejati, S.P., pendamping mahasiswa UNTIDAR pada Wonosobo Expo 2016.

Bibit durian multi kaki ini merupakan hasil Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) oleh tim Muhammad Iqbal yang lolos didanai Kemristekdikti tahun 2015 lalu. Bibit durian ini merupakan gabungan dari varietas petruk, montong, musangking dan pelangi.

Stand Faperta dipadati pembeli yang mencari bibit durian multi kaki dan jambu kristal non biji.
Stand Faperta dipadati pembeli yang mencari bibit durian multi kaki dan jambu kristal non biji.

Faperta mengirimkan perwakilan mahasiswa dari BEM fakultasnya yaitu Hutomo Ari, Munawaroh dan Fisiela Fikta Arunia sebagai penjaga stand sekaligus duta UNTIDAR yang memperkenalkan produk-produk hasil karya mahasiswa prodi Agroteknologi UNTIDAR.

Bibit lain yang juga menarik banyak pembeli adalah jeruk lemon UC, santang, lemon, nipis jawa dan keprok), kelengkeng, anggur, cempedak, nangka, jambu air (madu deli, jamaika). Bibit dijual mulai dari harga mulai Rp 25ribu (kecil) sampai Rp 800ribu yang sudah berbuah.

“Beberapa bibit merupakan hasil kerjasama Faperta UNTIDAR dengan UD. Sami Asih Purworejo,” tambah Hony. Semenjak tahun 2014, Faperta UNTIDAR menjalin kerjasama dengan UD. Sami Asih yang beralamat di Kaliboto, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo dalam hal penelitian tanaman, pengabdian masyarakat, pelatihan kerja dan praktek kerja lapangan. (DN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY