DIES NATALIS PERTAMA UNIVERSITAS TIDAR PERGURUAN TINGGI NEGERI BERKEUNGGULAN DALAM TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI YANG BERBASIS WIRAUSAHA DALAM KANCAH NASIONAL (2025), ASEAN (2030) DAN GLOBAL (2035)

1 April 2015 Universitas Tidar memperingati Dies Natalis yang pertama sebagai Perguruan Tinggi Negeri. Universitas Tidar (Untidar) diresmikan sebagai PTN melalui Peraturan Presiden No 23 Tahun 2014 Tanggal 1 April 2014 dan dideklarasikan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 2 April 2015. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri termuda di Jawa Tengah, Universitas Tidar berkomitmen untuk melakukan akselerasi di berbagai lini dan terus meningkatkan pelayanan pendidikan kepada masyarakat. Kegiatan akademis dan ekstraakademis senantiasa dibangun dengan meningkatkan perangkat kurikulum, sumber daya pendidik dan kependidikan, sarana, prasarana, dan proses pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki standar kompetensi.  UNTIDAR bervisi “Universitas berkeunggulan dalam Tridarma Perguruan Tinggi yang berbasis wirausaha dalam kancah nasional (2025), ASEAN (2030) dan global (2035)”. Sebagai Universitas yang memiliki corak khas kewirausahaan, Untidar berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tak hanya siap bersaing di dunia kerja namun juga lulusan yang siap menciptakan lapangan kerja. 

Pengajuan penegerian UNTIDAR melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan masyarakat, dan sivitas akademika. Karena itu dalam peringatan Dies Natalis Pertama ini Rektor Untidar mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah berjuang dan berpartisipasi dalam pendirian Untidar. 

UNTIDAR saat ini terus beraktivitas untuk percepatan kemajuan dengan melakukan perencanaan dan pelaksanaan program: tata kelola institusi, perencanaan dan pembangunan infrastruktur,  penambahan peralatan dan media, peningkatan kapasitas internet, peningkatan perpustakaan, peningkatan pembelajaran, penelitian dan pengabdian, penambahan dosen dan tenaga kependidikan, persiapan pembukaan fakultas dan program studi baru.
Untuk mendukung daya tampung yang memadahi, percepatan kemajuan UNTIDAR segera dibarengi dengan menyegerakan pembangunan infrastruktur, meliputi: sesuai urutan prioritas sebagai berikut.
1. Pembangunan gedung Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik di tanah Kelurahan Potrobangsan Kecamatan Magelang Utara (2,57 Ha)
2.  Pembangunan gedung FKIP dan Fisip di tanah Kecamatan Grabag (5,98 Ha),
3.  Pembangunan gedung Fakultas Peternakan dan Fakultas Tenologi Hasil Pertanian (6,7 Ha) Tanah hibah dari pemerintah Kabupaten Wonosobo.
4.  Pembangunan gedung Fakultas Pertanian di tanah Kecamatan Bandongan (7,16 Ha),
5.  Pembangunan gedung Rektorat, Auditorium dan Fakultas Kedokteran di tanah Kecamatan Magelang Utara (5,01 Ha, tanah ini hibah dari Pemerintah Kota Magelang, sertifikat dalam proses),
6.  Pembangunan gedung Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat di tanah Kecamatan Mertoyudan (3,55 Ha), Tanaj ini hibah dari Pemerintah Kabupaten Magelang
7. Pembangunan gedung Fakultas Hukum, Fakultas Teknologi Informasi dan Fakultas Perikanan di tanah Kabupaten Temanggung, tanah hibah menunggu kepastian.

Rektor menyatakan hakiki pendidikan ialah meningkatkan potensi dan kompetensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan belajar dalam bentuk perkuliahan dan kegiatan kemahasiswaan. Kegiatan kemahasiswaan mencakupi ranah minat, bakat, penalaran, kesejahteraan dan kepedulian sosial  mahasiswa. Dalam kurun waktu satu tahun ini, mulai April 2014 sampai dengan Maret 2015, mahasiswa aktif-berorganisasi dengan varian kegiatan. Prestasi yang sangat tinggi yang diraih oleh mahasiswa ialah Juara II Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-27 kategori PKM-T di Universitas Diponegoro Semarang tahun 2014. 

Dies Natalis Untidar disemarakkan oleh berbagai kegiatan mulai dari Seminar Nasional, Berbagai Perlombaan Olahraga, Donor Darah, Anjangsana Ke Sesepuh Pendiri Untidar, Temu BEM, BLM dan GANIDAR, Pembuatan Tong Sampah Untuk 17 Kelurahan Kota Magelang, Lomba Menyanyi Tunggal Antar SMA dan Mahasiswa, Workshop Penulisan Buku Ajar dan Buku Teks, Safari Budaya ke Wonosobo dan Lomba Robotics Antar Perguruan Tinggi. Drs. Hendrarto, M.Si selaku Ketua Panitia Dies Natalis Pertama Untidar mengatakan Rangkaian Kegiatan Dies Natalis Untidar begitu beragam, sehingga sivitas akademika Untidar dan masyarakat luas bisa turut terlibat. Berbagai kompetisi yang diadakan akan merangsang daya nalar dan daya kreatifitas siswa dan mahasiswa. Sementara itu Kegiatan Seminar Nasional adalah upaya untuk senantiasa menghadirkan atmosfer akademis di kampus Untidar. Berbagai kegiatan sosial juga dilaksanakan sebagai wujud pengabdian Untidar kepada masyarakat.

Dalam Upacara Dies Natalis Untidar Pertama di Auditorium Untidar 1 April 2015, Guru Besar dan Rektor Unnes menyampaikan Pidato Ilmiah dengan tema "Strategi Perguruan Tinggi dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN" Implementasi program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dapat dijadikan sebagai kesempatan dan sekaligus sebagai tantangan bagi perguruan tinggi di Indonesia. Pendidikan adalah salah satu dari sepuluh sektor jasa yang akan diliberalisasikan. Reformasi di perguruan tinggi harus terfokus pada peningkatan kualitas lulusan, reformasi institusi, penyeimbangan antara pertumbuhan institusi dan kualitas management, perhatian perguruan tinggi terhadap tanggungjawab sosial dan implementasi penjaminan mutu. Demikian yang disampaikan Prof. Dr. Fathurohman Magister Humaniora dalam pidato ilmiahnya.

Seusai Upacara Dies Natalis Pertama Untidar, diadakan acara donor darah di Ruang Multimedia Untidar. Kegiatan diikuti oleh Sivitas Akademika Untidar baik dosen, karyawan maupun mahasiswa Untidar. 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY