MAGELANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) mengadakan audiensi dengan jajaran rektorat Universitas Tidar, Kamis (19/05/2016). Dalam kegiatan ini calon pengurus BEM dan BLM tahun 2016/2017 memaparkan sejumlah permasalahan yang dihadapi BEM Fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta mencari solusi yang tepat dalam menangani permasalahan tersebut.

“Pengajuan proposal mahasiswa belum ada format yang baku sehingga kadang proposal sering direvisi dan dikembalikan pada mahasiswa,” tutur Dodidio Octa Wibawa.

Octa sebagai Kepala Departemen Kajian dan Strategi BEM membacakan satu persatu permasalahan yang dihadapi masing-masing UKM dan BEM Fakultas hasil rapat koordinasi pada Selasa (10/05/2016) serta kajian dan advokasi, Selasa-Rabu (17-18 Mei 2016).

“Saya mengapresiasi kegiatan semacam ini. Ketika ada permasalahan baiknya di-sharing seperti ini kemudian bersama-sama kita cari solusinya. Kegiatan mahasiswa juga menjadi sarana publikasi universitas,” kata Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd.

Menurut beliau, mahasiswa harusnya memahami kondisi universitas yang sedang dalam masa transisi, baik secara sistem maupun kondisi fisik kampus. Pihak kampus sedang berproses membenahi, meningkatkan serta mencari sistem atau solusi yang tepat dalam menangani setiap permasalahan di dalam kampus.

BEM DAN BLM ADAKAN AUDIENSI DENGAN JAJARAN REKTORAT UNTIDAR, 2

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Hery Suroso, S.T., M.T menanggapi permasalahan bidang keuangan dan pengadaan barang. Sedangkan permasalahan bidang kemahasiswaan ditanggapi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Bambang Kuncoro, M.Si. Dalam kesempatan ini turut hadir juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yudhi Arnandha,S.T., M.T., dan Staff PPK, Andi Setiawan, A.Md.

“Pengajuan proposal idealnya 1 bulan sebelum acara sedangkan SPJ dikumpulkan maksimal 1 minggu setelah acara berlangsung,” jelas Yudhi. Selama ini banyak pengajuan proposal yang terlalu mepet sehingga mempengaruhi proses penerimaan pendanaan. Mahasiswa juga harus aktif menelusuri sampai mana atau sejauh mana proposal sudah diproses.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY