Destiana Rizki Fauzia (kanan) bersama kedua rekannya saat mempromosikan produk mereka di Kedu Expo 2016.

Selain buah, daun dan bunga, pemanfaatan bagian tumbuhan pepaya lainnya masih jarang kita temukan terlebih batangnya. Batang pepaya yang identik dengan rasa pahit ini dirubah menjadi jenang dodol anti tumor dan kanker.

“Batang pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu yang disebut sebagai white milky latex yang kini dikembangkan sebagai anti kanker,” jelas Destiana Rizki Fauzia.

Menurut Bouchut dalam Journal Society of Biology, getah pepaya sudah dibuktikan secara ilmiah memiliki kandungan papain yang bersifat anti tumor dan kanker.

Menurut Desti, idel awal pemanfaatan batang pohon pepaya ini berasal dari sang nenek. Jaman dahulu, batang pohon pepaya sudah dimanfaatkan sebagai campuran makanan karena diyakini memiliki banyak khasiat. Dari sinilah kemudian Desti (PBSI/FKIP) bersama ketiga temannya yaitu Regina Puspa Hapsari (PBSI/FKIP), Juniyanti (Sipil/FT) dan Kintan Niklas Devitalia Salma (Sipil/FT) mencoba membuat inovasi berupa Jenang Dodol Batang Pohon Pepaya atau lebih dikenal dengan Jendol Bang Popeye.

 “Banyak orang yang awalnya penasaran rasa dodolnya, mereka mengira masih pahit tapi tidak sama sekali rasanya mirip dodol kebanyakan tapi lebih banyak manfaatnya,” tambah Desti.

Seperti halnya dodol lainnya, bahan utama Jendol masih menggunakan tepung beras ketan, gula aren dan santan yang membedakan adalah penambahan ekstrak daun pepaya untuk menambah nilai gizinya. Tidak hanya kenyal dan manis namun juga menyehatkan.

Tak perlu merogoh dompet dalam-dalam untuk mendapatkan satu bungkus Jendol Bang Popeye berisi 12 potong dodol. Desti dan kawan-kawannya hanya mematok harga Rp 10ribu per bungkus. Untuk mendapatkan produk ini bisa mengunjungi laman Facebook Jendol Bang Popeye atau Instagram Jendol_bangpopey atau bisa menghungi langsung kontak 08882710615.

Menurut Desti, pengembangan produk dan pemasaran Jendol Bang Popeye terus dilakukan salah taunya dengan pengajuan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) di Dinas Kesehatan setempat agar kedepannya produk bisa dijual di toko-toko kebanyakan. Sebagai salah satu industri rumahan, ijin PIRT diperlukan sebagai jaminan bahwa usaha makanan atau minuman rumahan yang dijual memenuhi standar keamanan makanan sekaligus menjadi syarat ijin edar makanan tersebut.

“Jendol Bang Popeye” atau Jenang Dodol Batang Pohon Pepaya salah satu produk PKMK UNTIDAR 2016.
“Jendol Bang Popeye” atau Jenang Dodol Batang Pohon Pepaya salah satu produk PKMK UNTIDAR 2016.

Jendol Bang Popeye ini merupakan salah satu dari 15 proposal Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) UNTIDAR yang lolos dan didanai Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi yang dinyatakan dalam surat Direktoral Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemristekdikti Nomor 117/B3.1/KM/2016 yang diumumkan 22 Februari 2016 lalu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY