Rektor Universitas Tidar, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. menyerahkan langsung bantuan peralatan kepada  7 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Rabu (07/01). Bantuan peralatan ini diserahkan kepada UKM Mapala Sulfur, UKM Olah Raga & Beladiri, UKM Pramuka, UKM Bengkel Seni, UKM UKAI, UKM Paduan Suara dan UKM Menwa.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan ekstrakulikuler di kampus dan diharapkan mahasiswa dapat menjaga serta merawatnya dengan baik,” kata Rektor UNTIDAR.

Tiap UKM mendapatkan bantuan peralatan yang berbeda sesuai dengan bidangnya masing-masing. UKM Mapala Sulfur mendapatkan 2 buah tenda dome, 1 buah GPS Garmin 64 S, 2 buah HT, 1 buah tali caramel dan 2 buah tenda KSR lengkap dengan tandu lipat alumunium, P3K dan tas GEA.

“Kami bersyukur kampus memberikan bantuan peralatan yang  mendukung kegiatan UKM Mapala. Peralatan tersebut mendukung sekali untuk memperlancar program kerja 2 tahunan khususnya untuk persiapan kompetisi Mapala di tingkat nasional,” tutur Dwi Andriyanto, Ketua UKM Mapala Sulfur.

Menurutnya, bantuan peralatan dari pihak universitas bisa menjadi pemacu untuk mengembangkan prestasi internal organisasi pada khususnya dan juga universitas pada umumnya. “Semoga bisa bermanfaat untuk kegiatan sosial masyarakat juga kedepannya,” tambahnya.

Rofiq Munanjar, Ketua UKM Paduan Suara Grandio Sonora Tidar (kanan)n merima bantuan peralatan dari Rektor UNTIDAR.
Rofiq Munanjar, Ketua UKM Paduan Suara Grandio Sonora Tidar (kanan)n merima bantuan peralatan dari Rektor UNTIDAR.

Rofiq Munanjar, Ketua UKM Paduan Suara Grandio Sonora Tidar mengucapkan terima kasih atas apresiasi universitas kepada kegiatan UKM. “Harapan kita, Dapat mengapresiasikan dengan maksimal dan optimal atas apa yang di berikan oleh kampus,” tuturnya. Dalam acara ini UKM Paduan Suara juga berkesempatan menampilkan 2 lagu yaitu Cublak-Cublak Suweng dan Gambang Suling serta meminta dukungan dan doa restu perihal rencana mengikuti perlombaan paduan suara tingkat internasional di Vietnam pertengahan tahun nanti.

“Mari kita sambut Tahun 2017 ini dengan kegiatan kemahasiswaan yang positif dan mendukung kegiatan akademik di kampus. Saya mengapresiasi system perekrutan terbaru BEM & BLM dimana anggotanya diwajibkan memiliki IPK 3.0,” tutur Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Alumni, Drs. Bambang Kuncoro, M.Si.

Menambahkan syarat batas minimal IPK bertujuan mahasiswa lulusan UNTIDAR nantinya tidak hanya mahir dalam akademik saja namun juga terampil dalam bidang ekstrakulikulernya. Softskill dari kegiatan UKM ini merupakan nilai tambah ketika mereka nantinya mencari pekerjaan setelah lulus.

Pada acara yang sama, Rektor UNTIDAR juga sekaligus melantik Ketua BLM, BEM dan UKM tingkat Universitas beserta pendampingnya serta dilangsungkan proses penyerahan Bantuan Bidikmisi secara simbolisasi. (DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here