Sejumlah 12 tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Tidar melaksanakan simulasi monitoring dan evaluasi (monev) di ruang E2.02.03, Gedung Fakultas Teknik, Senin (17/07). Simulasi ini merupakan persiapan monev PKM DIKTI tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis-Jumat (20-21/07) mendatang.

Rangga Asmara, S.Pd., M.Pd., dan Aji Novia Prastanti, S.Pd., pemonev pada simulasi PKM UNTIDAR 2017.

Mesin pemipih ini berpotensi meningkatkan produksi penghasil emping singkong di Dusun Karangrejo, Blokeng, Ngluwar, Kabupaten Magelang. “Rata-rata per harinya, setiap produsen hanya menghasilkan 2 kg emping dalam 5 jam jika menggunakan sistem manual. Dengan mesin ini, 2 kg emping bisa dikerjakan dalam waktu ½ jam saja, pastinya menghemat tenaga, waktu serta meningkatkan penghasilan masyarakat,” tambahnya.

Tim PKMPE Spray GAPIPA : Getah Pisang – Ekstrak Buah Pare Sebagai Anti Inflamasi Herbal sedang       mempersiapkan bahan presentasi pada simulasi Monev PKM UNTIDAR.

Menurut Rangga Asmara, S.Pd., M.Pd., pemonev pada simulasi PKM, materi yang disajikan tiap tim masih perlu dilengkapi lagi. “Sebagian besar masih harus melengkapi data laporan misal hasil produk serta dokumentasi pelengkap. Mereka hanya membaca apa yang ditayangkan di slide bukan mempresentasikannya,” jelasnya. Sebagian besar hanya membaca slide bukan mempresentasikan hasil PKMnya. “Mereka belum menguasai bahan yang dipresentasikan sehingga terpacu pada catatan atau tulisan di slide saja,” tambahnya.

Total 12 tim PKM UNTIDAR yang akan berangkat ke UNNES untuk Monev PKM DIKTI tahun 2017 terdiri dari 2 Program Kreativitas Mahasiswa Teknologi (PKMT) yaitu tim PKMT Mesin Pemipih Adonan Pada Proses Produksi Emping Singkong dan tim PKMT Mesin Pengering Padi Berbasis Elektrik Otomasi Dengan Metode Momen Putar; 4 Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) yaitu tim PKMK Pemanfaatan Limbah Serbuk Gergaji Dan Gedebog Pisang Sebagai Media Tanam “Jibog” Di Kabupaten Jepara, PKMK Untung Ganda Dengan Bibit Manggis Kaki Ganda, PKMK Hotel Jamu Si Ompong (Homestay Karantina Sumber Laba Jasa Penggemukan Domba Potong, dan PKMK Pemanfaatan Nilai Estetika Limbah Serutan Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Lukisan Tiga Dimensi; 2 Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKMM) yaitu PKMM Mitigation Of Landslides In Totogan (Milanta) : Pendidikan Pencegahan Bencana Tanah Longsor Terhadap Masyarakat Di Desa Rawan Bencana dan PKMM Pendidikan Karakter Bagi Anak Untuk Memperkuat Jati Diri Dan Cinta Indonesia Dengan Metode Pala Kancil (Pameran Dolanan Edukasi Anak Kecil) Di Kampung Karanggading Kota Magelang; 1 Program Kreatifitas Mahasiswa Karsacipta (PKMKC) yaitu PKMKC PLTBM (Pembangkit Listrik Tenaga Bandul Magnetis) Dengan Mengimplementasikan Konsep Gerak Harmonik Sederhana; 1 Program Kreatifitas Mahasiswa Penelitian Eksakta (PKMPE) yaitu PKMPE Spray Gapipa “Getah Pisang – Ekstrak Buah Pare Sebagai Anti Inflamasi Herbal”; dan 2 Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian Sosial Humaniora (PKMPSH) yaitu PKMPSH Pengaruh Keberadaan Pabrik Terhadap Perkembangan Konservasi Lingkungan Masyarakat Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang dan PKMPSH Penerapan Community Based Tourism (Cbt) Di Desa Wisata Candirejo Borobudur Mewujudkan Kemandirian Desa.

Tim PKMK Pemanfaatan Nilai Estetika Limbah Serutan Kayu Sebagai Bahan Baku Pembuatan Lukisan Tiga Dimensi membawa membawa produk pertama mereka untuk dipresentasikan.

Tim PKM UNTIDAR ini akan mengikuti Monev PKM Dikti tahun 2017 bersama 18 PTN/PTS lain pada Kamis-Jumat (20-21/07) di auditorium UNNES (Gedung Prof. Wuryanto). Hasil monev ini akan menentukan tim PKM yang akan maju ke Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makasar, Sulawesi Selatan pada Agustus mendatang. (DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here