Seluruh sivitas akademika Universitas Tidar beramai-ramai mengunjungi dan memberikan polling pada Pameran 10 besar Sayembara Desain Arsitektur Rektorat Sidotopo, Rabu-Kamis (10-11/01) di auditorium UNTIDAR. Pemberian polling dilakukan melalui laman sayembara.untidar.ac.id dimana mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan (tendik) diwajibkan login menggunakan NPM, NIP atau NIK dengan password masing-masing.

Polling ini bertujuan untuk memberikan gambaran desain arsitektur yang sesuai dengan sivitas akademika UNTIDAR. Walaupun tidak berpengaruh terlalu signifikan terhadap penilaian juri tetapi polling ini nantinya dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan.

UNTIDAR berencana membangun gedung rektorat di wilayah Desa Kedungsari, Sidotopo, Magelang Utara, Kota Magelang pada tahun 2020 mendatang. Persiapan mulai dilaksanakan salah satunya dengan menyelenggarakan Sayembara Desain Arsitektur Rektorat (Sidotopo) yang kini memasuki tahap penjurian 10 besar.

“Pendaftaran Sayembara telah dibuka pada awal November dan ditutup pada petengahan Desember 2017 dengan total 26 pendaftar. Setelah melampui tahap seleksi administrasi dan penilaian juri saat ini telah terpilih 10 besar desain terbaik,” kata Ketua Sayembara, Danar Sandi Kusuma, S.Pd saat ditemui pada Pameran 10 besar Sayembara Desain Arsitektur Rektorat Sidotopo UNTIDAR, Kamis (11/1).

Juri Sayembara Desain Arsitektur Rektorat Sidotopo UNTIDAR yaitu Sugiarto, S.T., M.T., IAI, Ketua IAI Jawa Tengah; Ir. Agung Dwiyanto, MSA., Universitas Diponegoro; Dr. Eng. Ir Ahmad Sarwadi, M.Eng, Universitas Gadjah Mada; Ir. RM Bambang Setyohadi K, M.T., IAI dan M. Syarifudin Kurniawan, S.T., M.T., Kepala DPU dan Penataan Ruang Kota Magelang.

Rektorat Sidotopo UNTIDAR akan dibangun pada lahan seluas 43.850 m2. Masing-masing peserta diwajibkan memberikan konsep rancangan lengkap dengan perhitungan struktur, mekanikal, elektrikal, dan atau bidang keahlian lain bila diperlukan. ”Desain arsitektur juga diharapkan mempertimbangkan kelayakan lingkungan serta keselarasan dan keterpaduan konsep rancangan terhadap ketentuan Rencana Tata Kota khususnya wilayah Kota Magelang,” tambah Danar.

Menurut Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Drs. Hery Suroso, S.T., M.T., melalui Sayembara ini, banyak pilihan desain yang menarik serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan kampus sendiri. “Sangat menarik. Desain para peserta sangat beragam, perhitungan struktur bangunan, filosofi dan serta kelayakan lingkungan tidak kalah dengan konsultan pembangunan profesional,” tuturnya.

Sepuluh besar Sayembara Desain Arsitektur Rektorat Sidotopo UNTIDAR yaitu Jatmika, Pancering Dharma, Pakuning Ilmu Tanah Jawi, Urban Terrace, Mercusuar Pendidikan, Stupadhatu, Kisah ‘Lembah’ dan ‘Paku” Bumi Tidar, Tinjauan Gunungan, Bhumi Adhiwiyata dan Milestone of Future-city’s Pride.

“Tahap selanjutnya, dari 10 besar akan kami pilih 5 besar desain terbaik yang akan menjalani tahap presentasi minggu depan,” tambah Hery.

Pemenang utama Sayembara Desain Arsitektur Rektorat Sidotopo UNTIDAR akan mendapatkan sertifikat dan uang tunai sejumlah Rp 150 juta yang rencananya akan diumumkan pada akhir Januari 2018 ini. (DN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here