Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP memastikan pelayaran kebangsaan yang akan melibatkan kurang lebih 1000 mahasiswa dari seluruh Indonesia pada Desember mendatang berlangsung dengan lancar.

“Pelaksanaan Pelayaran Kebangsaan Bela Negara hanya tinggal menghitung hari, mari kita pastikan masing-masing koordinator mempersiapkannya dengan semaksimal mungkin,” kata Prof. Teguh pada rapat koordinasi PKBN di Ruang Rapat Rektorat Universitas Tidar, Rabu (15/11).

Dalam rapat ini turut hadir Wakil Ketua Panitia PKBN, Direktur Polimarin, Dr. Srie Tutie Rahayu, M.Si.; Koordinator Wilayah Jawa, Rektor UPN “Veteran” Yogjakarta, Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti, M.Sc. serta beberapa perwakilan dari Universitas Siliwangi, Universitas Timor, UPN “Veteran” Jakarta dan Polimarin.

Prof. Dr. Ir. Teguh Soedarto, MP, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, Ketua Panitia PKBN dan Dr. Srie Tutie Rahayu, M.Si., Direktur Polimarin, Wakil ketua PKBN memeriksa kelengkapan seragam peserta.

Pelayaran Kebangsaan Bela Negara Mahasiswa Indonesia dan Simposium Internasional Kemaritimam dalam Rangka Mendukung Nawacita akan dilaksanakan pada 15-19 Desember 2017 dan simposium kemaritiman pada tanggal 19 Desember 2017. Kegiatan pelayaran dilaksanakan menggunakan KRI Banda Aceh dengan rute pelayaran dari Dermaga Ujung, Komando Armada RI Kawasan Timur (Surabaya) menuju Kolinlamil, Komando Armada RI Kawasan Barat (DKI Jakarta).

Kegiatan Pelayaran Kebangsaan Bela Negara ini diharapkan diikuti oleh 1000 Perwakilan Mahasiswa, 100 Pendamping Mahasiswa dan Pimpinan dari Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia. Syarat Peserta dalam Kegiatan Pelayaran Kebangsaan Bela Negara ini adalah sebagai berikut: Surat Keterangan Sehat, Memiliki orientasi minat Kemaritiman/Kelautan & Cinta Bahari, Minimal Semester III, Telah mengikuti Mata Kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan.

“UNTIDAR siap berpartisipasi, banyak mahasiswa yang sudah mendaftar tapi harus kami seleksi terlebih dahulu. Diperlukan kondisi fisik dan mental yang prima, serta kami utamakan mahasiswa dengan prestasi unggul,” tutur Rektor UNTIDAR, Prof. Dr. Cahyo Yusuf, M.Pd. yang juga selaku Koordinator Wilayah Jawa.

Program pelayaran kebangsaan ini merupakan program Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dimana sebagian besar panitianya merupakan Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) meliputi UPN “Veteran” Jawa Timur, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Universitas Teuku Umar, Institut Teknologi Kalimantan, UPN “Veteran” Jakarta, Universitas Singaperbangsa Karawang, UNTIDAR, UPN “Veteran” Yogjakarta, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Timor, dan Universitas Musamus.

Foto bersama panitia PKBN 2017, Rabu (15/11) di UNTIDAR

Program ini bertujuan membangun karakter bangsa melalui media Pelayaran Kebangsaan Bela Negara yang diperuntukkan bagi mahasiswa-mahasiswi perwakilan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Indonesia adalah untuk mewujudkan kerja sama antar Perguruan Tinggi dan lintas Kementerian. Secara spesifik memiliki tujuan sebagai berikut: Meningkatkan Kesadaran Bela Negara bagi mahasiswa, Membentuk karakter cinta maritim, Membangun kesatuan dan persatuan mahasiswa secara profesional dan Meningkatkan wawasan global kemaritiman.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari deklarasi 36 Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB) sebagai kampus bela negara pada tanggal 20 Oktober 2016 di kampus Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Surabaya. (DN/HDN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here